Saham Korsel sentuh tertinggi 6-minggu, kekhawatiran Omicron berkurang

Saham Korsel sentuh tertinggi 6-minggu, kekhawatiran Omicron berkurang

Seorang pedagang mata uang berjalan melewati papan elektronik yang menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) dan nilai tukar antara dolar AS dan won Korea Selatan di ruang transaksi sebuah bank, di Seoul, Korea Selatan (5/11/2020). ANTARA/REUTERS/Kim Hong-Ji/aa.

Seoul (ANTARA) - Saham-saham Korea Selatan melonjak ke level tertinggi enam minggu pada perdagangan Rabu pagi, mengikuti jejak teknologi di Wall Street semalam, karena investor meredam kekhawatiran tentang dampak varian Omicron meskipun ada rekor lonjakan dalam kasus virus corona domestik, sementara won menguat dan imbal hasil obligasi turun.

Indikator utama Bursa Efek Korea, Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) terangkat 31,74 poin atau 1,06 persen menjadi diperdagangkan di 3.023,46 poin pada pukul 01.55 GMT, setelah melonjak 1,48 persen ke level intraday tertinggi sejak 27 Oktober.

Raksasa chip Samsung Electronics menguat 0,78 persen, sementara pembuat baterai LG Chem dan perusahaan platform Naver masing-masing melonjak 4,64 persen dan 1,28 persen.

Saham-saham terkait teknologi Korea Selatan mengikuti reli di Wall Street semalam setelah pejabat penyakit menular AS Anthony Fauci mengatakan varian tersebut memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi, tetapi terlihat kurang parah, menurut bukti awal.

Mengangkat sentimen pasar lebih jauh adalah pernyataan pembuat obat Inggris GSK bahwa terapi COVID-19 berbasis antibodinya efektif terhadap semua mutasi varian baru Omicron.

Korea Selatan melaporkan rekor 7.175 kasus baru virus untuk Selasa (7/12/2021) bahkan setelah memberlakukan kembali pembatasan pada pertemuan pribadi, sementara sejauh ini ada 38 kasus yang dikonfirmasi dari varian Omicron.

Di papan utama, investor asing adalah pembeli bersih saham senilai 122,5 miliar won (104,19 juta dolar AS).

Won dikutip pada 1,175,6 per dolar di platform penyelesaian transaksi dalam negeri, 0,33 persen lebih tinggi dari penutupan sebelumnya.

Dalam perdagangan luar negeri, won dikutip pada 1,175,9, sedangkan pada perdagangan non-deliverable forward, kontrak satu bulannya dikutip pada 1,176,1.

Di pasar uang dan utang, kontrak berjangka Desember obligasi tiga tahun naik 0,12 poin menjadi 109,05. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Korea 10-tahun yang dijadikan acuan turun 4,5 basis poin menjadi 2,195 persen.

Baca juga: Wall Street ditutup lebih tinggi, Nasdaq didorong oleh reli teknologi
Baca juga: Saham Jepang kembali melonjak karena kekhawatiran Omicron mereda
Baca juga: Saham China dibuka lebih tinggi, lanjutkan kenaikan sesi sebelumnya

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar