Jakarta (ANTARA) - Blibli menggelar program pembelajaran Bliblioneers Learning Day (BOLD) edisi kedua guna meningkatkan kapasitas dan talenta sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu pilar dalam keberlanjutan ekosistem di sektor e-commerce.

Di tahun kedua penyelenggaraannya, festival belajar itu mengangkat tema "Beyond All Limits" yang merangkum komitmen e-commerce itu dalam menghadapi ketatnya tantangan ekonomi digital yang sangat kompetitif dan tumbuh dengan cepat.

Baca juga: Perlunya kolaborasi dalam upaya pengembangan talenta digital

“Blibli mengetahui bahwa saat ini industri e-commerce berkontribusi sebesar 34 persen dalam perkembangan ekonomi digital. Berangkat dari hal tersebut, kami berkomitmen untuk menyiapkan Bliblioneers dalam menghadapi tantangan dan berkontribusi dalam memajukan ekonomi digital Indonesia," ujar Sandra Kumalasari, Executive Vice President People Operations and General Services Blibli dalam siaran resmi, Rabu.

"Kami berharap akan lahir lebih banyak pemimpin masa depan dan mentor terbaik di bidangnya yang akan menjadi mesin penggerak keberlanjutan bisnis kami," kata dia.

Menurut data yang dirilis oleh Bank Dunia, saat ini Indonesia dinyatakan defisit tenaga kerja di sektor digital sebanyak 600.000 tiap tahunnya, maka festival itu diharapkan mendorong lahirnya talenta dengan kualitas bersaing untuk berkontribusi lebih besar pada sektor ekonomi digital.

Untuk itu, BOLD 2 hadir dalam lima segmen, yakni bisnis, kepemimpinan, operasional, teknologi, dan pengembangan diri, yang menghadirkan 17 pembicara dari dalam dan luar negeri.

Pembicara tersebut di antaranya penulis buku The Values Compass Dr. Mandeep Kaur Rai, peneliti senior program Pengembangan Vaksin Astrazeneca di Universitas Oxford Dr Carine Joe, Prof Jonathan Reynolds selaku Academic Director of Oxford Institute of Retail Management, Kuntoro Mangkusubroto mantan Menteri Pertambangan, ketua UKP4 dan CEO PLN, Shriganesh dan Patriush Singh dari Quinbay, hingga duet Erwin Parengkuan dan Becky Tumewu dari Talkinc.

Sandra menambahkan, didirikan pada tahun 2011, ekosistem teknologi dan bisnis Blibli terus berkembang hingga kini mencakup sektor business to consumer (B2C), business to business (B2B), business to business to consumer (B2B2C), dan business to government (B2G).

Saat ini Blibli memiliki lebih dari 1.600 karyawan yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar dan Medan.


Baca juga: Induk perusahaan Shopee buka lab, latih 1.000 talenta digital lokal

Baca juga: Bonus demografi jadi salah satu tantangan bagi ekonomi digital

Baca juga: Talenta digital lokal di Sea Labs beri solusi teknologi bagi UMKM

 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022