Jakarta (ANTARA News) - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) baru merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar 25 persen atau setara Rp1,3 triliun hingga semester I-2011 dari alokasi Rp5,2 triliun.

Direktur Indofood, Werianty Setiawan, di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa rendahnya penyerapan belanja modal itu akan digenjot pada semester II ini. Perseroan pun optimistis dapat menyerap anggaran secara menyeluruh.

"Bila tidak habis akan dialihkan ke tahun berikutnya, akan digunakan untuk ekspansi agribisnis dan pabrik susu," ujar Werianty di sela-sela acara Investor Summit.

Ia mengatakan, anggaran belanja modal ini ditujukan untuk membiayai keperluan anak perusahaan. Di bidang agribisnis, perseroan mengandalkan tiga usaha, yakni Indofood Agri Resources Ltd, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dengan "capex" sekitar Rp2,2 triliun.

"Di bidang agribisnis terdapat 400.000 hektare lahan sawit, namun yang tergarap hanya 200.000 saja," imbuhnya.

Selain agribisnis, belanja modal untuk Indofood CBP sekitar Rp1,8 triliun. Indofood CBP akan menggunakan dana untuk keperluan divisi mie instan, bumbu penyedap, dan pembangunan pabrik susu di Jawa Timur.

Sementara sisa capex digunakan untuk membeli kapal baru oleh anak perusahaan, Pacsari Pte Ltd, perusahaan pelayaran di Singapura.

"Dana capex juga akan dipakai untuk mengganti peralatan tua milik Bogasari," kata Werianty.
(T.KR-TRT/A026)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2011