Dari 20 pemain yang diboyong untuk dua laga tandang ini, pemain belakang yang paling banyak...
Malang (ANTARA News) - Dalam melakoni dua laga tandang, yakni dijamu PSPS Pekanbaru (12/2) dan Persija Jakarta (16/2), Arema Indonesia memboyong 20 orang pemain.

Asisten pelatih Arema Indonesia Satya Bagdja, Minggu, mengakui jumlah pemain yang dibawa kali ini lebih banyak dari sebelumnya yang rata-rata hanya membawa 18 pemain.

"Dari 20 pemain yang diboyong untuk dua laga tandang ini, pemain belakang yang paling banyak karena untuk mengantisipasi teknik dan taktik yang bakal diterapkan tim tuan rumah," katanya.

Pemain belakang yang diikutsertakan dalam tur luar kandang itu di antaranya adalah Purwaka Yudhi, Thierry Gathuessi, Victor Igbonefo, Munhar, Achmad Alfarizie, Benny Wahyudi, dan Hayim Kipuw.

Banyaknya pemain belakang yang diboyong ke kandang PSPS dan Persija itu semata-mata sebagai antisipasi permainan lawang yang cenderung menyerang ketika menjadi tuan rumah dan Arema juga akan memanfaatkan serangan balik secara maksimal.

Terlepas dari itu semua, kata Bagdja, anak asuh Rahmad Darmawan tersebut harus tetap menjaga kewaspadaan tinggi. "Kami memang harus mampu meraih tiga angka, namun kami harus tetap bermain hati-hati dan waspada," tegasnya.

Dari 20 pemain yang diboyong itu ada dua pemain yang sejatinya masih mengalami cedera ringan, yakni Thierry Gathuessi dan Christian Gonzales. Jika keduanya tidak bisa diturunkan saat meladeni PSPS, kemungkinan akan diturunkan saat melawan Persija Jakarta.

Ke 20 pemain yang bakal memperkuat Arema selama berlaga di luar kandang itu selain pelain belakang, di antaranya adalah Kurnia Meiga, Achmad Kurniawan, Hendro Siswanto, Sunarto, Greg Nwokolo, Beto Goncalves, M Ridhuan, Dendi Santoso, Egy Melgiansyah, serta Keith Kayamba Gumbs.

Arema yang saat ini berada di posisi runner up klasemen sementara sudah bertolak ke Pekanbaru untuk menghadapi calon lawan yang berada di posisi ke-17.

(E009)

Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2013