Jakarta (ANTARA) - Dua petenis Indonesia, Justin Barki dan Muhammad Gunawan Trismuwantara, maju ke babak kedua tunggal seri pertama Harum Energy Mens World Tennis Tour 2023.

Pada babak pertama yang digelar di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Rabu, Justin menyisihkan wakil India Siddhant Bhantia.

Tunggal terbaik kedua Indonesia itu menyelesaikan pertandingan dalam satu jam tujuh belas menit dengan menang dua set langsung 6-4, 6-1.

Lulusan Princeton University itu bermain efisien pada set pertama meski lawan mengimbangi hingga gim ketiga.

Cukup mencuri satu servis pada gim keempat serta mempertahankan bolanya sendiri untuk keunggulan dirinya, 6-4.

"Siddhant ini solid. Servisnya bagus. Volinya bagus. Jadi, cukup sulit, ya. Semua gim ketat. Fokusnya di awal set memegang servis," kata Justin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Semakin mengenal gaya lawan, Justin langsung mencetak break pada gim pertama di set kedua. Khawatir berlaku terbalik, petenis 23 tahun ini pun memvariasikan pukulannya. Taktik itu terbukti jitu, ia menang beruntun di empat gim pamungkas, 6-1.

"Saya tahu dulu dia main di college di Amerika Serikat. Jadi, kira-kira tahulah permainannya. Kita harus mempelajari terlebih dahulu sebelum main kan ya," ujar Justin.

Baca juga: Justin Burki targetkan juara di Men's World Tennis Tour 2023 Indonesia

Pada babak kedua, Kamis, Justin bakal mengulang laga delapan besar seri keempat ITF M25 Jakarta dua pekan lalu. Dia akan bersua lagi dengan unggulan kedua dari Turki, Yanki Erell.

Peringkat 380 nomor tunggal dunia itu mengandaskan penerima wild card tuan rumah, Renaldi Aqila Salim 6-3, 7-6(6).

Pada pertemuan pertama mereka, Justin menang atas juara ganda Wimbledon Junior 2018 itu dengan membalikkan keadaan lewat rubber set, 5-7, 6-4, 7(2)-6.

Pemilik delapan gelar ganda ITF itu juga sumringah untuk dapat mengulang hasil laga tersebut.

"Ya, sebenarnya, jujur, tujuan mengikuti pertandingan internasional supaya ke bawa sama pemain level dunia. Tidak banyak lah kesempatan melawan pemain yang peringkatnya tinggi," kata Justin.

Sayangnya, Justin harus terhenti di laga perdana nomor ganda. Duetnya bersama sang adik, Jaydon Barki tenhenti oleh pasangan gado-gado Jepang dan Italia, Yuichiro Inui /Lorenzo Lorusso 2-6 6-1 [6-10].

"Sama sekali tidak buruk untuk kami yang baru pertama kali berpasangan di turnamen profesional. Jaydon bisa bermain lepas dan tak terlihat nervous," kata sang kakak, Justin Barki.

Baca juga: Atlet ditargetkan meraih banyak poin di tenis internasional Indonesia

Sementara itu, Gunawan unggul dalam duel senegera. Petenis asal Pulau Madura itu mampu menumbangkan putra asal Yogyakarta Achad Imam Maruf melalui rubber set, 6-3 4-6 6-4.

"Imam lebih konsisten, lebih rapih dalam membuka lapangan. Kan saya juga capek. Jadi saya lebih mengincar di set ketiga. Saya yakin menang adu fisik," kata Gunawan usai laga berdurasi dua jam 33 menit itu.

Pada babak kedua, petenis yang sempat membela Indonesia pada ajang Davis Cup itu akan menantang unggulan ketujuh asal Jepang, Kazuma Kawachi, yang mengalahkan Mourani Bouzige dua set langsung, 6-4 6-4.

"Saya akan bermain maksimal. Fokus ke performa saya sendiri saja. Urusan menang kalah, bonus nanti," ujar Gunawan.

Indonesia masih menyisakan satu wakil di nomor ganda. Duet Susanto, Anthony dan David Agung berhasil menyisihkan pasangan Australia, Cade Birrell/Moerani Bouzige 7-6(3) 6-2.

Pada perempat final ganda, Kamis, duet Merah Putih itu akan menantang unggulan teratas Siddhant Bhantia/Sai Kerteek Reddy Ganta dari India.

Baca juga: Indonesia gelar turnamen tenis internasional total hadiah sekitar Rp700 juta

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2023