Tahun 2023 ini ada sebanyak 20 mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti program KKN internasional tersebut ke Thailand dan Serawak, Malaysia.
Banjarmasin (ANTARA) -
Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan menggelar program kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa, yang tidak hanya di dalam negeri, tapi sudah sampai ke negara tetangga, Malaysia dan Thailand.
 
Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Antasari Banjarmasin, Kalsel, Dr Muhammad Zainal Abidin di Banjarmasin, Ahad, tahun 2023 ini ada sebanyak 20 mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti program KKN internasional tersebut ke Thailand dan Serawak, Malaysia.
 
"Ke Serawak, Malaysia sebanyak delapan orang mahasiswa dan ke Thailand sebanyak 12 orang," katanya.
 
Menurut dia, ke-20 mahasiswa dan mahasiswi melaksanakan program wajib KKN yang bertaraf Internasional tersebut sudah menyelesaikan tugasnya pada Agustus ini.
 
Ia menjelaskan program KKN internasional UIN Antasari Banjarmasin ke luar negeri ini sudah berlangsung lama, sejak 2010, namun sempat terhenti karena pandemi COVID-19 pada 2020 hingga dinyatakan berakhir pada 2022.
 
"Karena pandemi COVID-19 sudah berakhir, maka program KKN internasional kembali dilaksanakan pada tahun 2023 ini," katanya.
 
Program KKN internasional tersebut bisa terlaksana karena hubungan baik antar negara tentunya, selain itu hubungan baik UIN Antasari Banjarmasin dengan lembaga pendidikan di dua negara tersebut.
 
Untuk di Serawak, Malaysia, kata Zainal, UIN Antasari Banjarmasin memiliki hubungan yang harmonis dengan Yayasan Lembaga Pendidikan Hikmah.
 
Sehingga delapan mahasiswa dan mahasiswi yang melaksanakan program KKN internasional tahun 2023 disambut hangat bahkan dibantu untuk melaksanakan pengabdian ke desa-desa tujuan, yakni, Desa Pedaun Bawah dan Desa Blimbing.
 
Hubungan yang terjalin baik antara Yayasan Hikmah dan UIN Antasari selama ini pun hingga membuat sebanyak 42 pelajar asal Serawak saat ini menempuh pendidikan tinggi di UIN Antasari Banjarmasin.
 
Sedangkan di Thailand, katanya, UIN Antasari Banjarmasin memiliki kerjasama dengan Ma’had Albi’sat Addiniyah yang berada di Kabupaten Muang, Provinsi Yala.
 
"Ada sebanyak 12 mahasiswi dan mahasiswa yang melaksanakan KKN internasional di sana, semua berjalan lancar," katanya.
 
Bahkan, direncanakan tahun akademik akan datang, sebanyak lima pelajar dari Ma’had Albi’sat Addiniyah, Thailand tersebut akan melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Antasari Banjarmasin, Kalsel.
 
"Tentunya program KKN internasional UIN Antasari ini banyak manfaatnya dan hikmahnya, selain memperkaya pengalaman mahasiswa dan mahasiswi, juga menjaga hubungan baik pendidikan antar negara, sesama orang Melayu dan mobilitas mahasiswa untuk luar negeri," katanya.

Ia  mengatakan, UIN Antasari Banjarmasin terus mengepakkan sayap pendidikan mahasiswa secara luas hingga luar negeri, sesuai diantara pilar di kampus ini, berbasis lokal, berwawasan global.


                                      
Para mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin, Kalsel saat mengikuti program KKN internasional di Serawak Malaysia dan Thailand disambut dengan baik pada 2023 ini. (FOTO ANTARA/HO-UIN Antasari Banjarmasin)
 
 
Baca juga: UIN Antasari programkan KKN mahasiswa ke luar negeri
 
Baca juga: UIN Antasari jalin kerjasama dengan pusat penelitian Arab Saudi
 

Pewarta: Sukarli
Editor: Andi Jauhary
Copyright © ANTARA 2023