Jakarta (ANTARA) - Timnas Spanyol akan memperbaiki kekurangan mereka meskipun puas dengan kemenangan 94-64 saat melawan Pantai Gading pada laga pertama Grup G FIBA Basketball World Cup 2023 atau Piala Dunia FIBA 2023 di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu.

“Saya pikir kami melaluinya dengan cukup baik. Kami melakukan beberapa hal baik, beberapa hal buruk, dan kebanyakan terjadi turnover. Kami tahu area mana saja yang perlu ditingkatkan,” kata pelatih Spanyol Sergio Scariolo pada jumpa pers setelah pertandingan usai.

Pelatih 62 tahun itu mengatakan, ia melihat salah satu kekurangan permainan anak-anak asuhnya saat melawan Pantai Gading adalah kesalahan passing.

“Kami membagi bola dengan cukup baik. Kadang-kadang, seperti yang saya katakan, bahkan mencoba memberikan umpan di tempat yang sama sekali tidak ada, tidak ada ruang, tidak ada tempat untuk mengirim bola,” ucap Scariolo.

Pelatih kelahiran Brescia, Italia itu menyebut hasil evaluasi tim ini adalah modal baik jelang laga kedua Spanyol melawan Brasil, tim yang pada hari yang sama menang telak 100-59 dari Iran, pada Senin (28/8) pukul 20.30 WIB, di Indonesia Arena.

“Tapi kami perlu menjadi lebih baik. Kami perlu menjadi lebih baik. Kami menantikan pertandingan berikutnya, yang akan menjadi pertandingan yang sangat, sangat menuntut,” ujar Scariolo.

Baca juga: Spanyol terlalu perkasa bagi Pantai Gading dengan kemenangan 94-64

Sementara itu, hal yang sama juga dikatakan Willy Hernangomez yang pada laga melawan Pantai Gading menyabet penghargaan pemain terbaik dengan 22 poin dan 5 rebound.

“Selalu baik untuk memulai dengan kemenangan. Tapi perjalanannya masih panjang. Dan sekarang kami punya hari lain untuk pulih, memperbaiki semua kesalahan yang kami lakukan hari ini dan bersiap untuk pertandingan berikutnya,” ucap pebasket yang berposisi sebagai center itu.

Dalam kesempatan yang sama, Willy juga berbicara tentang pemain muda 19 tahun timnya, Juan Nunez yang bermain apik dengan 3 poin, 5 rebound, dan 8 assist pada laga melawan tim asuhan Dejan Prokic.

“Saya pikir Juan mempunyai peluang besar di masa depan. Saya melihat Juan menjadi dewasa musim panas ini dibandingkan tahun lalu, jelas bermain di Jerman (Ratiopharm Ulm) ia belajar,” kata Willy.

“Jadi saya sangat bangga padanya dan saya menikmati bermain dengan Juan. Masih banyak hal yang perlu dia perbaiki karena dia masih sangat muda, tapi dia berusaha melakukan hal yang benar. Dia membantu kami dan dia memiliki peran besar bagi kami tahun ini,” tutupnya.

Baca juga: Brasil perpanjang rekor menang atas Iran di Piala Dunia Basket
Baca juga: Kalah telak seperti Prancis, Iran berkomitmen untuk bangkit


Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2023