Jakarta (ANTARA) - PT Bank HSBC Indonesia menyalurkan pinjaman berjangka hijau (green term loan) sebesar 20 juta dolar AS atau setara Rp307 miliar kepada perusahaan benang pintal dan polyester PT Indo-Rama Synthetics Tbk, yang merupakan anak perusahaan Indorama Corporation Pte. Ltd.

Pinjaman berjangka hijau tersebut digunakan untuk mengurangi konsumsi energi melalui instalasi mesin-mesin baru dengan teknologi dan penggunaan energi yang lebih efisien pada perluasan pabrik benang pintal. Selain itu, juga untuk meningkatkan pencapaian ESG dari Indorama Group secara keseluruhan.

“ESG ini komitmen yang sangat tinggi. Jadi, yang penting adalah bagaimana kita mendukung transisi ESG, dan pada transaksi hari ini kami mendukung dari segi efisiensi energi,” kata Managing Director dan Head of Wholesale Banking HSBC Indonesia Riko Tasmaya di Jakarta, Senin.

Riko menambahkan, perjalanan menuju dekarbonisasi membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Hal itu yang melandasi HSBC Indonesia memberikan pembiayaan kepada Indorama, yakni sebagai bentuk dukungan perbankan untuk membantu nasabah mengurangi emisi yang dihasilkan dalam operasional mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur dan Group CFO Indorama VS Baldwa mengatakan proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi sekitar 20 persen yang diperoleh dari penggunaan mesin-mesin dan teknologi yang lebih hemat energi.

Langkah itu dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya Indorama mewujudkan peningkatan ESG, yang meliputi peta jalan dekarbonisasi, inisiaitif sumber daya terbarukan seperti contohnya instalasi panel tenaga suraya, serta menggiatkan penggunaan bahan-bahan yang dapat didaur ulang.

Pinjaman berjangka hijau oleh HSBC Indonesia kepada Indorama merupakan pinjaman jangka panjang dengan jangka waktu di bawah lima tahun.

Dengan pinjaman tersebut, Indorama berkomitmen untuk mengedepankan prinsip keberlanjutan secara terintegrasi dalam operasional usaha dan meningkatkan rekam jejak dalam aspek lingkungan.

Baca juga: HSBC gandeng ANA tawarkan paket penerbangan ke Jepang dan AS
Baca juga: Bahlil resmikan perluasan pabrik Indorama senilai Rp510 miliar

 

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2023