Situbondo (ANTARA) - Objek wisata alam Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur, ditutup sementara karena akses jalan satu-satunya digunakan petugas taman nasional untuk operasional dan mobilisasi petugas mengatasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan wisata itu.

Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Baluran kawasan objek wisata alam Taman Nasional Baluran Kecamatan Banyuputih, itu terjadi sejak Senin (25/9) siang dan hingga saat ini api belum belum berhasil dipadamkan.

"Kalau apinya tidak membahayakan pengunjung wisata karena lokasi kebakaran hutan dan lahan di gunung (jauh dari akses masuk wisata)," ujar Kepala Balai Taman Nasional Baluran Situbondo Johan Setiawan di Situbondo, Jawa, Rabu.

Dia menjelaskan penutupan sementara kunjungan wisata di Taman Nasional Baluran itu karena akses masuk wisata digunakan mobilisasi petugas yang terus melakukan pemadaman api di Gunung Baluran.

Baca juga: Taman Nasional Baluran Situbondo ditutup sementara akibat kebakaran

"Yang berbahaya (kalau wisata tidak ditutup sementara) bagi pengunjung karena petugas kami menggunakan kendaraan wira-wiri untuk memadamkan api," ujar Johan.

Wisata alam Taman Nasional Baluran Situbondo ditutup sementara bagi pengunjung wisata pada 25-30 September 2023.

Balai Taman Nasional Baluran Situbondo mengeluarkan surat edaran penutupan sementara kunjungan wisata setelah kebakaran hutan dan lahan itu terjadi di atas Gunung Baluran.

Kebakaran hutan dan lahan Gunung Baluran sebelah timur yang berdekatan dengan lokasi wisata jalur 1 (Batangan-Bekol-Bama).

Demi keamanan dan operasi pengendalian kebakaran hutan maka Balai Taman Nasional Baluran menyampaikan kepada seluruh wisatawan bahwa objek dan daya tarik wisata alam pada kawasan Taman Nasional Baluran dinyatakan ditutup hingga api berhasil dipadamkan.

Baca juga: Seekor anak banteng jawa lahir di TN Baluran jelang HKAN

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2023