Tokyo (ANTARA News) - Saham-saham di bursa Tokyo ditutup 0,59 persen lebih rendah pada Senin karena dolar melemah terhadap yen, sementara raksasa game Nintendo jatuh setelah pekan lalu menyatakan akan menderita kerugian dalam tahun fiskaln ini.

Indeks acuan Nikkei-225 turun 92,78 poin menjadi 15.641,68, sedangkan indeks Topix dari seluruh saham papan utama merosot 0,27 persen atau 3,53 poin menjadi 1.293,86.

"Dengan tidak adanya dorongan naik terhadap dolar dan pasar saham AS libur pada Senin ini, hampir tidak ada insentif untuk membeli," kata analis pasar Tachibana Securities Kenichi Hirano.

Wall Street tutup pada Senin untuk hari libur umum, sementara data pertumbuhan baru China tak banyak berpengaruh terhadap pasar.

Angka resmi menunjukkan ekonomi China tahun lalu mencatat pertumbuhan sebesar 7,7 persen, mempertahankan ekspansi paling lambat dalam lebih dari satu dekade.

"Investor tidak punya alasan untuk menjadi terlalu bersemangat tentang China setelah data menunjukkan kecurigaan pertumbuhan melambat," kata seorang direktur perdagangan ekuitas pada perusahaan broker asing.

"Pemain akan menunggu lebih banyak laporan laba, baik dari perusahaan AS maupun Jepang, namun harapan untuk faktor kejutan kenaikan tampaknya akan berkurang terutama setelah pasar saham AS dan Jepang menikmati semacam kekuatan 2013."

Nintendo menyusut lebih dari 18 persen pada pembukaan perdagangan setelah pada Jumat (17/1) mengatakan memperkirakan kerugian 25 miliar yen (240 juta dolar AS) pada tahun hingga Maret. Itu membalikkan perkiraan laba bersih awal 55 miliar yen, karena melemahnya permintaan untuk konsol Wii U.

Saham Nintendo mengembalikan beberapa kerugiannya menjadi berakhir 6,14 persen lebih rendah pada 13.745 yen.

Rivalnya, Sony merosot 0,73 persen menjadi 1.767 yen sementara yen juga menekan pengekspor utama lainnya termasuk Canon yang kehilangan 0,95 persen menjadi 3.216 yen. TDK turun 2,02 persen menjadi 4.835 yen.

Penguatan yen cenderung membebani saham pengekspor Jepang, karena membuat mereka kurang kompetitif di luar negeri dan mengurangi nilai keuntungan mereka ketika dipulangkan.

Dalam perdagangan valas, dolar dibeli 104,08 yen, melemah dari 104,30 yen di New York pada Jumat, demikian AFP melaporkan.

(SYS/A026/A011)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2014