Djokovic kembali dengan gebrakan

Djokovic kembali dengan gebrakan

Petenis Serbia Novak Djokovic. (REUTERS/Max Rossi)

Melbourn (ANTARA News) - Novak Djokovic kembali ke tenis kompetitif dengan gebrakan pada Rabu, mengakhiri absen enam bulan dengan kemenangan 6-1, 6-4 atas petenis peringkat kelima dunia Dominic Thiem di turnamen persahabatan Kooyong Classic.

Juara Australia Terbuka enam kali Djokovic mengundurkan diri dari turnamen di Abu Dhabi pekan lalu karena masalah-masalah berkelanjutan di siku kanannya, dan ia mengenakan pembalut di sendinya pada pertandingan round robin pertamanya melawan petenis Austria.

Pada penampilan yang menjanjikan dorongan semangat yang besar terhadap panitia penyelenggara di Melbourne Park, yang telah kehilangan Andy Murray dan Kei Nishikori karena cedera, Djokovic tidak memperlihatkan rasa tidak nyaman ketika ia tiga kali mematahkan serve Thiem untuk memenangi set pertama dalam waktu hanya 21 menit.

"Ini merupakan start hebat, terasa menyenangkan untuk kembali ke lapangan," kata Djokovic saat diwawancarai di pinggir lapangan setelah menyelesaikan set kompetitif pertamanya sejak Wimbledon tahun lalu.

"Saya tidak dapat berhenti tertawa di dalam dan di luar. Ini merupakan kegembiraan besar, saya mencintai olahraga ini, ini merupakan hasrat besar saya yang begitu saya rindukan."

"Saya tidak begitu gugup, meski saya memiliki sikap siap bertanding... Saya ingin kembali ke lapangan, sayangnya siku ini tidak mengizinkan saya (bermain) pekan lalu."

Petenis 30 tahun itu, yang memenangi Grand Slam pertama dalam tahun kompetisi sebanyak lima kali dalam enam tahun sampai 2016, perlu bekerja lebih keras pada set kedua dan kedudukan menunjukkan 5-4 ketika Djokovic kembali mematahkan serve lawannya untuk memastikan kemenangan dalam waktu 42 menit.

Petenis yang kini menghuni peringkat ke-14 dunia setelah absen lama, juara Grand Slam sebanyak 12 kali ini kini akan menjadi sosok yang dihindari pada undian untuk Australia Terbuka yang dilakukan pada Kamis.

"Ini merupakan periode berat bagi saya, tentu saja cedera merupakan musuh terbesar seorang atlet profesional," tambah petenis Serbia itu.

"Anda tidak dapat melakukan apapun tentang hal ini kecuali berusaha untuk pulih secepat mungkin."

"Australia Terbuka merupakan turnamen besar, itu merupakan sesuatu yang saya ingin untuk dapat bersiap menghadapinya. Ini merupakan start hebat."

Juara Grand Slam lainnya, Marin Cilic, tidak mendapatkan hari yang indah di bekas arena Australia Terbuka, di mana petenis peringkat keenam dunia asal Kroasia ini takluk 7-6(3), 4-7, 5-7 dari petenis Australia Matthew Ebden, demikian Reuters.

(H-RF/I015)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar