counter

Kemarin, klarifikasi Yayasan Puteri Indonesia soal prostitusi daring hingga smartphone baru Huawei

Kemarin, klarifikasi Yayasan Puteri Indonesia soal prostitusi daring hingga smartphone baru Huawei

Tangkapan layar keterangan resmi Yayasan Puteri Indonesia yang diunggah di akun media sosial Mega Angkasa, Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia, Sabtu (12/1/2019). (instagram/angkasamega)

Jakarta (ANTARA News) - Beragam berita menarik tersaji di kanal lifestyle Antara kemarin, mulai dari klarifikasi Yayasan Puteri Indonesia soal kasus prostitusi daring, hingga produsen smartphone Huawei meluncurkan produk barunya.

1. Yayasan Puteri Indonesia buka suara soal prostitusi daring

Jakarta (ANTARA News) - Yayasan Puteri Indonesia buka suara mengenai pernyataan Kepolisian Daerah Jawa Timur bahwa dua finalis kontes kecantikan itu diduga terlibat dalam pelacuran daring.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Jumat (11/1), mengungkapkan dua finalis Puteri Indonesia terlibat dalam 45 artis dan 100-an model yang dikendalikan germo ES dan TN.

Selengkapnya di sini.

2. Huawei perkenalkan Y70 Pro 2019, ponsel "entry level" rasa premium

Jakarta (ANTARA News) - Huawei memperkenalkan lini produk terbaru Y7 Pro 2019 untuk mengisi kehadiran Huawei pada segmen entry-level di pasar Indonesia dengan membawa spesifikasi perangkat premium.

"Tujuh puluh persen pasar Indonesia adalah entry-level dan kami ingin mengisi segmen pasar itu, meskipun kami tetap fokus di medium-high," ujar Deputy Country Director Huawei Indonesia Consumer Business Group, Lo Khing Seng, dalam temu media di Jakarta, Sabtu.
Selengkapnya di sini.

3. Bisakah aplikasi GOJEK Indonesia dipakai di Singapura dan Vietnam?

Jakarta (ANTARA News) - GOJEK melebarkan sayap ke Singapura yang dimulai dengan layanan kendaraan roda empat alias Go-Car, juga di Vietnam dengan nama Go-Viet.

Apakah aplikasi GOJEK Indonesia bisa dipakai juga saat berada di kedua negara tersebut?

Selengkapnya di sini.

4. Perlukah membilas mobil setelah terkena air hujan?
Jakarta (ANTARA News) - Pemilik mobil yang baru pulang bekerja atau aktivitas lainnya setelah menerjang lalulintas berkondisi hujan, terkadang muncul rasa malas untuk mencuci kendaraan atau sekadar membilasnya dengan air.

Padahal menurut CEO Autoglaze Indonesia, Robby Kurnia, air hujan memiliki senyawa asam yang dapat menimbulkan bercak pada permukaan cat, dan dalam waktu lama bisa membuat kilap mobil memudar.

Selengkapnya di sini.

5. YouTube hentikan "share" otomatis ke Twitter dan Google+

Jakarta (ANTARA News) - Pengguna dan pembuat konten YouTube mulai 31 Januari ini tidak akan bisa lagi berbagi video mereka secara otomatis ke Twitter, Google+, dan platform media sosial lainnya karena YouTube memutuskan menghentikan fitur itu.

Selengkapnya di sini.

 

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar