counter

Tim SAR cari pelajar hanyut di Sungai Rokan

Tim SAR cari pelajar hanyut di Sungai Rokan

Tim Basarnas Pekanbaru menyisiri Sungai Rokan untuk mencari pelajar bernama Aldo yang hanyut terbawa arus sungai dan hilang di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Rabu (15/4/2019). (Foto Humas Basarnas Pekanbaru)

mudah-mudahan korban cepat diketemukan
Pekanbaru (ANTARA) - Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang pemuda bernama Aldo (16) yang hilang karena tenggelam dan hanyut di Sungai Rokan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau.

"Tim SAR gabungan melakukan pencarian pagi ini dengan metode penyisiran, karena Sungai Rokan ini airnya deras, di tempat kejadian kedalamannya empat meter, ada yang tiga meter dan dua meteran,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru (Basarnas) Amiruddin, di Pekanbaru, Rabu.

Proses pencarian masih berlokasi di sekitar tempat kejadian mulai pukul 06.30 WIB. Ia menjelaskan Tim SAR gabungan terdiri dari BPBD Rohul, Polsek Ujung batu, TNI, pegawai Kecamatan Ujung Batu serta warga setempat.

“Tentunya akan kita perluas penyisiran hingga ke hilir sungai,” terang Amiruddin.

Ia mengatakan kedalaman Sungai Rokan tidak pasti dan di beberapa bagian bisa sangat dangkal sehingga mempersulit  pencarian.

“Sehingga kendalanya apabila di tempat yang dangkal dan keruh, untuk perahu karet harus kita dorong, mudah-mudahan cuaca pagi hari ini bersahabat dan korban cepat diketemukan,” katanya.

Sebelumnya, Aldo Ferdinal  yang berstatus pelajar SMA Ujung Batu tenggelam di Sungai Rokan pada Selasa (14/5) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Korban awalnya hendak pergi mandi di Sungai Rokan di Dusun Suka Maju Kecamatan Ujung Batu bersama teman-temannya.

Aldo ikut menyeberangi sungai itu dengan cara berenang. Namun belum sampai ke tepian, korban kelelahan sehingga terseret arus sungai.

Korban sempat minta tolong sebelum akhirnya tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan.

Pada saat kejadian, kondisi air Sungai Rokan dalam keadaan keruh sedangkan kedalaman tempat korban tenggelam diperkirakan sekitar empat meter.

Warga segera melaporkan insiden itu ke kepolisian dan BPBD Rohul, yang kemudian melapor ke Basarnas Pekanbaru untuk meminta bantuan.


Baca juga: Korban TKI tenggelam di perairan Batam terus dicari Basarnas
Baca juga: Warga yang tenggelam di Sungai Progo saat "padusan" ditemukan tewas
 

Pewarta: FB Anggoro
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar