counter

Tiket kapal Sampit-Semarang berangkat 1 Juni habis terjual

Tiket kapal Sampit-Semarang berangkat 1 Juni habis terjual

Penumpang saat memasuki KM Kelimutu yang akan bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Semarang, Jumat (24/5/2019) pagi. (Istimewa)

Makin mendekati Lebaran, kami yakin tiket akan terjual habis. Tapi kami yakin Insya Allah bisa terangkut semua dengan kapal yang ada milik kami, ditambah kapal milik PT Dharma Lautan Utama dan PT Fajar Bahari Nusantara
Sampit (ANTARA) - Masyarakat yang ingin mudik melalui Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, disarankan segera membeli tiket yang masih tersedia, karena saat ini sudah ada tiket kapal yang habis terjual.

"Tiket KM Egon tujuan Semarang untuk keberangkatan tanggal 1 Juni sudah habis terjual. Egon kapal jenis roro dengan kapasitas hanya sekitar 700 penumpang," kata Kepala PT Pelni Cabang Sampit Agus Suprijatno di Sampit, Jumat.

PT Pelni sudah mengumumkan jadwal keberangkatan kapal musim arus mudik Idul Fitri 1440 Hijriah ini sejak jauh-jauh hari. Respons masyarakat cukup positif sehingga peningkatan penumpang mulai terjadi sejak awal Ramadhan.

Calon penumpang disarankan segera memeriksa jadwal keberangkatan kapal yang tiketnya masih tersedia. Kapal milik PT Pelni yang akan berangkat menjelang Lebaran adalah KM Leuser dan KM Binaiya tujuan Semarang yang akan berangkat pada 3 dan 4 Juni.

Untuk mengangkut pemudik, PT Pelni menyiapkan lima kapal dengan sembilan call atau keberangkatan tujuan Surabaya dan Semarang, terhitung 21 Mei lalu.

Jumat sekitar pukul 05.00 WIB, KM Kelimutu bertolak dari Pelabuhan Sampit mengangkut 1.425 penumpang menuju Semarang. Dua keberangkatan terakhir kapal ini memang belum mencapai kapasitas maksimal sekitar 1.600 penumpang, namun Agus memprediksi keberangkatan kapal-kapal mereka berikutnya akan terisi penuh penumpang.

Dia mengimbau masyarakat yang hendak mudik segera membeli tiket sebelum kehabisan. Pemudik bisa membeli tiket secara online, melalui loket di kantor PT Pelni, maupun melalui mitra resmi mereka yaitu travel dan Indomaret.

Agus memastikan pihaknya mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan sehingga tiket tidak akan dijual lagi jika kursi sudah terisi penuh sampai kapasitas maksimal kapal. Penumpang jangan berharap bisa membeli tiket jika penjualan sudah ditutup karena kuota sudah penuh.

"Makin mendekati Lebaran, kami yakin tiket akan terjual habis. Tapi kami yakin Insya Allah bisa terangkut semua dengan kapal yang ada milik kami, ditambah kapal milik PT Dharma Lautan Utama dan PT Fajar Bahari Nusantara," ucap Agus.

PT Pelni mengoperasikan lima kapal yaitu KM Kelimutu, KM Binaiya, KM Leuser, KM Egon dan KM Lawit. Rute yang dilayani yaitu Semarang dan Surabaya dengan jumlah sembilan call atau keberangkatan terhitung sejak 21 Mei.

Sementara itu PT Dharma Lautan Utama mengoperasikan dua kapal yaitu KM Kirana III dan KM Kirana I dengan delapan call tujuan Surabaya dan Semarang, sedangkan PT Fajar Bahari Nusantara mengoperasikan satu kapal yaitu KM Bahari Indonesia dengan empat call tujuan Jakarta.

 

Imbas pemadaman listrik ,KRL refund tiket hingga 11 Agustus

Pewarta: Kasriadi/Norjani
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar