counter

Pertamina siapkan tiga SPBU nontunai di tol Trans Jawa

Pertamina siapkan tiga SPBU nontunai di tol Trans Jawa

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan spbu nontunai sudah disiapkan di tol trans Jawa. (Afut syafril)

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) menyiapkan sebanyak tiga titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nontunai di sepanjang jalur tol trans Jawa.

"Ada tiga titik SPBU nontunai di tol, nantinya juga akan menerapkan sistem self service yang akan dipandu petugas juga," kata Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, pembayaran transaksi bisa menggunakan aplikasi LinkAja atau kartu debit, sehingga bisa memaksimalkan efisiensi setiap transaksi.

Tiga titik tersebut adalah SPBU di tol KM 726, Km 260 dan km 57. Sementara masih pada titik tersebut untuk pelayanan nontunai dan self service.

PT Pertamina (Persero) menargetkan sebanyak 22.000 mesin EDC LinkAja terpasang di seluruh SPBU Pertamina hingga akhir tahun ini untuk memudahkan pengguna melakukan pembayaran nontunai.

Mas’ud Khamid menyebutkan 22.000 mesin EDC tersebut akan dipasang di 77.000 nozzle di 5.518 SPBU yang dimiliki Pertamina.

"Kami sudah siapkan 22.000 EDC untuk LinkAja sampai akhir tahun. Itu akan kita pasang di 77.000 nozzle yang kami punya," kata Mas'ud, pada kesempatan sebelumnya.

Hingga akhir Mei ini, Pertamina menargetkan 1.000 mesin EDC LinkAja sudah terpasang di jalur Tol Trans Jawa dan Sumatera guna menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2019.

Ada pun LinkAja merupakan sistem pembayaran nontunai yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan BUMN dan mengintegrasikan seluruh produk fintechBUMN yakni T-cash milik Telkomsel, Yap! BNI, e-Cash Bank Mandiri, dan T-bank dari Bank BRI.

"LinkAja kami jadikan platform untuk nasional e-payment. Jadi bisa tukar poin sesama 'merchant' BUMN, baik poin pembelian BBM, transportasi KAI, parkir, dan lainnya. Kami mulai mengedukasi masyarakat untuk menggunakan LinkAja," katanya.

Selain membeli BBM, Pertamina juga memfasilitasi pembelian gas dan Bright Gas menggunakan LinkAja. Nantinya, sistem pembayaran ini akan diterapkan di 165.000 pangkalan gas Pertamina.

"Tiap desa kami wajibkan ada 1 outlet per pangkalan. Tiap outlet nanti kita kasih QR Code di depan pangkalannya sehingga setiap orang yang membeli Elpiji 3 kilogram tinggal foto QR Code itu," katanya.

Baca juga: Mudik nyaman, rasakan aktivitas di Tol Trans Jawa nyaris tanpa tunai

Baca juga: Pertamina siapkan 22.000 mesin LinkAja di seluruh SPBU

Pertamina tambah 10 SPBU di Tol TransJawa

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar