Unsyiah Banda Aceh buka prodi S-3 ilmu kedokteran

Unsyiah Banda Aceh buka prodi S-3 ilmu kedokteran

Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Marwan.

Banda Aceh (ANTARA) - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh membuka Program Studi Strata Tiga (S-3)  atau Program Doktor Ilmu Kedokteran pada tahun 2019.

"Kepastian pembukaan program studi doktor ilmu kedokteran ini sesuai dengan salinan keputusan Menristekdikti  Nomor 312/KPT/I/2019 tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor di Unsyiah," kata Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Marwan di Banda Aceh, Selasa.

Ia menjelaskan program doktor yang dibuka di Unsyiah tersebut memiliki keunggulan di bidang kedokteran tropis (tropical medicine) dan manajemen kebencanaan (disaster management).

Kekhususan yang dimiliki di Unsyiah tersebut juga bagian untuk menjawab berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya di Aceh.

"Kita ingin mempersiapkan lulusan dengan kemampuan mumpuni dari sisi akademik dan profesi agar memiliki daya saing dan berkompeten," katanya.

Menurut dia keberadaan Program S-3 Ilmu Kedokteran tersebut dapat mewujudkan Fakultas Kedokteran Unsyiah sebagai kampus terkemuka, inovatif, bermutu, serta berperan aktif meningkatkan daya saing.

"Kami berharap kehadiran program doktor ini dapat meningkatkan kemampuan Ilmu Kedokteran di tingkat perguruan tinggi, khususnya di Unsyiah," katanya.

Ia menambahkan untuk penerimaan mahasiswa baru program S-3 Ilmu Kedokteran akan dilakukan setahun sekali, dimulai 15 April hingga 14 Juni 2019. Pendaftaran dilakukan secara online melalui websiteÿhttps://pendaftaran-pps.unsyiah.ac.idÿatauhttp://www.s3ilmukedokteranfk.unsyiah.ac.id/.

Wawancara calon mahasiswa akan berlangsung pada 5 Juli 2019 dan pada 6 Juli 2019 tes TPA dan TOEFL. Pengumuman kelulusan  pada 30 Juli 2019 melalui website Unsyiah.

"Calon mahasiswa juga dapat mengunjungi langsung ke Sekretariat Program Doktor Ilmu Kedokteran di Gedung E lantai II, Fakultas Kedokteran Unsyiah. Seleksi calon mahasiswa akan dilakukan melalui dua tahap, yaitu seleksi administrasi dan seleksi akademik," katanya.

Untuk seleksi akademik, setiap calon mahasiswa diwajibkan mengikuti dua tahapan, yaitu tes TOEFL dan Test Potensi Akademik (TPA) serta seleksi wawancara. Setiap mahasiswa dinyatakan lulus jika telah memenuhi persyaratan kelulusan, seperti lulus seleksi administrasi, lulus seleksi akademik (TOEFL dan TPA), lulus tes wawancara, mempunyai rancangan usulan penelitian, dan mendapatkan rekomendasi dari dua senior/pakar sesuai bidang keilmuan yang dipilih.

Unsyiah optimistis program doktor ilmu kedokteran tersebut dapat memberikan pelayanan pendidikan dengan baik dan turut didukung para pengajar dari berbagai latar keahlian latar belakang dan didukung fasilitas perkuliahan yang memadai.

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres : Mahasiswa harus terus berinovasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar