Pelindo IV sosialisasi dan luncurkan ISO

Pelindo IV sosialisasi dan luncurkan ISO

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang saat menyampaikan sambutannya disela sosialisasi badan peluncuran ISO serta Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) di Makassar, Sulawesi Selatan Rabu (26/6/2019).

Tentunya orang akan melihat dari pengakuan dan pengakuan itu dengan sertifikasi
Makassar (ANTARA) - Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menggelar sosialisasi dan peluncuran Penerapan Sistem Manajemen Terpadu/Integrasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 dan ISO 45001 untuk meningkatkan mutu Perseroan.

"Alhamdulillah, hari ini kita melakukan sosialisasi dan peluncuran penerapan ISO manajemen terpadu. Intinya, satu ISO tentang manajemen mutu, satu tentang lingkungan serta satu lagi tentang keselamatan dan kesehatan," sebut Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Menurutnya, ISO sangat penting karena Pelindo IV sudah mengubah visi menjadi perusahaan pengelola pelabuhan yang terintegrasi, berdaya saing tinggi dan bertaraf internasional.

Salah satu poin pentingnya adalah, Pelindo IV harus menerbitkan ISO sebagai salah satu BUMN yang bergerak dibidang jasa transportasi laut.

Sebab, perseroan semakin hari harus semakin meningkatkan kinerja dan peningkatan llayanan Pelindo IV juga kepada pelayanan jasa yang dilakukan.

“Tentunya orang akan melihat dari pengakuan dan pengakuan itu dengan sertifikasi," paparnya saat sosialisasi.

Untuk memperoleh sertifikasi itu kata Farid, pihaknya melibatkan PT Sucofindo Prima Internasional Konsultan (SPRINT Consultant), anak perusahaan PT Sucofindo.

Ada lima tahapan yang dilakukan dalam proses sertifikasi ini yaitu, perencanaan, pengembangan, sosialisasi, lalu rapat audit internal, kemudian rapat tinjauan manajemen untuk mengontrol antara audit yang sudah dilakukan di internal.

"Kemudian nanti ada sertifikasi. Sebelum sertifikasi juga akan dilakukan dulu sosialisasi atau audit eksternal. Dan itu biasa dilakukan oleh Sucofindo," sebutnya

Farid menambahkan, hal utama juga mengapa pihaknya harus melakukan ISO, yaitu karena kedepan Pelindo IV akan melakukan holding.

"Nah holding itu harus terukur. Jadi kalau misalnya Pelindo IV secara jasa kepelabuhanan tidak bisa meningkatkan kinerja dengan sistem manajemen mutu yang baik, maka kita akan mengalami masalah," tambahnya.

Dalam penilaian Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) yang dilakukan belum lama ini, ISO menjadi bagian dari penilaian KPKU. Dimana Pelindo IV mendapatkan skor kategori Good Performance.

"Insya Allah kita akan pertahankan dan berusaha menjadi Emerging Industry Leader dan itu akan kita jaga. Jadi dia berhubungan dengan kinerja dan juga berhubungan dengan sistem sertifikasi yang kita terima untuk manajemen mutu, K3 maupun juga dengan keselamatan dan kesehatan," tegas dia

Direktur PT SPRINT Consultant, Diana Susianti Moro menuturkan bahwa memang untuk pelaksanaan sistem ini perlu ada inisiatif, semangat dan motivasi dari bawah.

“Juga komunikasi dari atas karena atas itu kan pengambil keputusan dan yang akan membackup semua terutama yang berkaitan dengan investasi,” ujarnya.

Tetapi dalam pelaksanaan tugasnya lanjut Diana, semua itu perlu kerja keras, semangat dan motivasi dari jajaran di bawahnya.

Kalau semua ini bisa berkolaborasi, berintegrasi, maka sistem ini akan bisa berjalan dengan sempurna dan baik, serta sertifikat yang diterima nanti akan bisa dijalankan dengan baik.

“Karena yang paling sulit adalah mempertahankan sertifikat. Untuk mencapai itu paling gampang, tapi bagaimana mempertahankannya," papar dia

Pihaknya berharap, dengan dukungan semua Direksi Pelindo IV, jajaran manajemen dan semua unit kerja yang ada, mudah-mudahan sistem ini bisa berjalan dengan baik di Pelindo IV.

Baca juga: Terminal Peti Kemas Pelindo IV jadi pelanggan prioritas PLN
Baca juga: Pelindo IV terapkan IBS Nasional

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelindo IV jadi koordinator bantuan bencana Sulteng

Komentar