counter

Bola Basket

Indonesia telan tiga kekalahan beruntun di William Jones Cup 2019

Indonesia telan tiga kekalahan beruntun di William Jones Cup 2019

Para pemain dan staf pelatih tim nasional bola basket putra Indonesia merayakan kemenangan atas Universitas British Columbia Kanada dalam laga pertama William Jones Cup 2019 di Taiwan, Sabtu (13/7/2019). (ANTARA/HO/Perbasi)

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional bola basket putra Indonesia takluk 61-88 di tangan Jepang dalam laga lanjutan William Jones Cup 2019 di Taiwan, Selasa, yang merupakan kekalahan ketiga beruntun di turnamen invitasi tersebut.

Kelemahan di sektor rebound jadi perbedaan yang sangat mencolok antara Indonesia dengan Jepang. Indonesia cuma mengamankan 22 rebound sepanjang laga, sedangkan Jepang 41 kali, demikian catatan laman resmi turnamen.

Akibatnya jumlah turnover yang diderita Indonesia juga mencapai 16 kali, dua kali lipat dari Jepang yang cuma delapan kali menderita turnover.

Absennya pemain impor dari Bahrain, CJ Giles, membuat pasokan angka Indonesia hanya datang dari duo jawara IBL 2018/2019, Mei Joni dan Kaleb Ramot Gemilang, masing-masing mencetak 18 poin dan 14 poin.

Sebaliknya, Jepang begitu leluasa melakukan rotasi bahkan dari 12 pemain yang melantai hanya Avi Schafer saja yang menutup pertandingan tanpa catatan poin.

Mesin tripoin Jepang, Shuto Ando, mengemas 14 poin di antaranya lewat empat tripoin, diikuti Flippin Koh 11 poin, serta Haruto Ogawa dan Hugh Watanabe yang masing-masing mencetak 10 poin.

Indonesia sempat unggul 19-14 pada kuarter pertama namun tertinggal 36-39 kala mengakhiri paruh pertama laga.

Three-point play yang sukses dilakukan oleh Mei Joni sempat membawa Indonesia kembali unggul 47-44, namun kombinasi pertahanan yang rapuh, kelemahan mengamankan rebound dan buruknya akurasi tembakan membuat mereka gagal membalas rentetan 13 poin yang dibukukan Jepang hingga tertinggal 47-57 pada sisa dua menit kuarter ketiga.

Penampilan Indonesia yang kian memburuk membuat kuarter ketiga ditutup sebuah turnover yang berujung hempasan dunk Hugh Watanabe untuk membuat Jepang unggul 63-48.

Masalah yang sama, akurasi tembakan buruk dan pertahanan longgar masih diderita Indonesia sepanjang kuarter pamungkas. Sementara Indonesia hanya mencetak 13 poin tambahan, Jepang sukses mengemas 25 poin lagi untuk memastikan kemenangan 88-61.

Sebelumnya dalam laga pembuka Indonesia sukses mengalahkan Universitas British Columbia Kanada dengan skor 80-70 pada Sabtu (13/7), namun dua hari beruntun Pasukan Merah Putih menelan kekalahan 51-79 dari Yordania pada Minggu (14/7) dan 55-117 kontra Korea Selatan pada Senin (15/7).

Indonesia masih menyisakan empat pertandingan dalam empat hari ke depan, yakni berturut-turut menghadapi Taiwan I, Filipina, Taiwan II dan Iran.

Baca juga: Indonesia menangi laga pertama di William Jones Cup 2019

Baca juga: Penyesuaian pola pertahanan kunci kemenangan pertama Indonesia

ITF World Tennis Tour di Jakarta akan jadi pemanasan SEA GAMES 2019

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar