counter

300 koleksi buku jadi hiburan anak-anak pencari suaka

300 koleksi buku jadi hiburan anak-anak pencari suaka

Sejumlah pengungsi pencari suaka mengunjungi layanan perpustakaan keliling Sudin PUSIP Jakarta Barat di gedung eks kodim, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (19/7/2019). (ANTARA/Dea N. Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 300 eksemplar buku dibawa perpustakaan keliling milik Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip Jakarta Barat menjadi hiburan bagi anak-anak pengungsian pencari suaka yang kini ditempatkan di gedung bekas Komando Militer, Kalideres, Jakarta Barat.

"Di sini kita buat membantu memberi layanan publik. Ini sebagai hiburan saja, terutama untuk anak-anak," kata staff pelayanan perpustakaan keliling Sudin PUSIP Jakarta Barat, Wahyudi di lokasi, Jumat.

Baca juga: Jumlah pengungsi suaka Kalideres bertambah menjadi 1.271orang

Baca juga: Bakesbangpol DKI beri penyuluhan pada warga tentang pencari suaka

Baca juga: Ini dia permintaan DPRD DKI terkait pengungsi pencari suaka


Dari 300 buku yang disediakan, lanjut dia, sebagian menggunakan Bahasa Inggris dan sebagian lainnya menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantarnya.

Tak hanya itu, jenis buku pun beragam, mulai dari fiksi, nonfiksi, novel, agama, filsafat, umum, hingga buku dongeng atau buku cerita anak-anak. Wahyudi menyebutkan anak-anak di pengungsian cukup gembira dan antusias ketika mobil perpustakaan keliling tiba dan membuka pelayanan.

"Anak-anak sih happy, ya. Karena ya memang hiburan di sini terbatas. Dan selain pelayanan medis, ini juga pelayanan publik yang bisa diberikan untuk anak-anak sebagai hiburan," kata dia.

Selain rasa senang, terdapat kendala yang harus Wahyudi hadapi setiap hari. Banyaknya anak yang meminjam buku membuat ia dan rekannya cukup kewalahan untuk memeriksa kembali buku-buku yang harus kembali sebelum layanan berakhir.

"Tak jarang ada buku yang rusak maupun hilang, kurang lebih saat ini ada 20 (buku) yang hilang. Rata-rata nggak ngerti mungkin kalau aturannya bukunya harus dibalikin, mungkin kendala bahasa juga," tutur Wahyudi.

Untuk meminimalisir kehilangan dan kerusakan, ia dan rekan menyisir tempat pengungsian tersebut untuk melihat buku-bukunya ada dimana saja dan bisa kembali ke tempat semula.

Layanan perpustakaan keliling dapat dinikmati pengunjung setiap hari mulai pukul 08.00-14.00 WIB. Namun untuk hari Jumat, perpustakaan keliling hanya hadir hingga pukul 11.00 WIB saja.

Buku-buku yang disediakan dapat dibaca di tempat maupun dipinjam sebentar oleh pengunjung dengan menuliskan nama dan meninggalkan kartu identitas mereka kepada staf.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Para pencari suaka ikuti lomba 17 Agustus-an

Komentar