Sandalboyz, alas kaki asal Los Angeles dari pemuda Indonesia

Sandalboyz, alas kaki asal Los Angeles dari pemuda Indonesia

Andrew Dharmosetio, salah satu pendiri jenama alas kaki Sandalboyz dari Los Angeles, Amerika Serikat, di konferensi pers kolaborasi dengan KFC Indonesia, Jakarta, Jumat (11/10/2019). (ANTARA News/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) - Andrew Dharmosetio memang lahir dan besar di Los Angeles, Amerika Serikat, tapi dia punya keinginan untuk tetap mempertahankan esensi kebudayaan Indonesia dalam nilai-nilai jenama alas kaki Sandalboyz yang ia dirikan bersama teman-temannya.

Berkolaborasi bersama KFC Indonesia yang mulai merambah ke dunia fashion dalam rangka merayakan ulang tahun ke-40, Sandalboyz mengeluarkan produk-produk dengan sentuhan khas Indonesia.

Selain membuat alas kaki bergambar khusus, Sandalboyz juga mengeluarkan kaos bergambar Colonel Sanders memegang sepiring nasi dan sambal, juga atasan dengan gambar seekor ayam di depan gerobak makanan.

"Goal kolaborasi ini adalah menonjolkan unsur Indonesia," kata Andrew pada ANTARA di Jakarta, Jumat (11/10).

Pebisnis 27 tahun ini mencontohkan budaya Indonesia yang tak banyak diketahui orang-orang di tempatnya menetap adalah menyantap ayam goreng siap saji dengan nasi dan sambal, bukan dengan kentang.

Itulah salah satu alasannya gambar nasi disandingkan dengan Colonel Sanders dalam kaos berwarna putih yang merupakan karya istimewa dari Sandalboyz untuk kolaborasi ini.

Siapa sangka, semuanya berawal dari unggahan foto sandal yang dilengkapi tagar Sandalboyz. Ketika iseng-iseng itu berbuah ribuan pengikut dalam setahun, Andrew dan teman-temannya memutuskan untuk menciptakan sesuatu, bukan sekadar fenomena di media sosial.

Berkat jejaring yang bisa diandalkan, popularitas jenama ini melejit dalam waktu singkat.

Jenama Sandalboyz didirikan pada 2016. Walau namanya terkesan maskulin, merek ini punya alas kaki untuk perempuan.

Dalam waktu singkat, popularitas merek yang didirikan bersama empat teman-temannya langsung melejit. Jenama itu sudah berkolaborasi dengan merek pakaian milik Pharell Williams, Billionaire Boys Club and Ice Cream, pada 2017 dan 2018.

Soal kolaborasi, Andrew menuturkan ia dan teman-temannya hanya bekerjasama dengan pihak yang paling cocok dengan Sandalboyz. Sejauh ini sudah ada berbagai tawaran, tapi banyak juga yang mereka tolak.

"Ini (KFC) adalah kolaborasi kelima kami," tutur pria yang gemar memakai sandal karena praktis.

sandal yang pernah dipakai oleh Kylie Jenner, adik dari Kim Kardashian, ini punya 50 toko tersebar di Amerika Serikat, Qatar, Dubai hingga Tokyo.

Indonesia akan jadi tujuan berikutnya, di mana produk-produknya sudah bisa dilihat di akun Instagram khusus Indonesia. Salah satu fotonya menampilkan rapper Rich Brian sedang mengenakan sandal dari merek tersebut.

"Di sini tersedia di pop up store," ujar Andrew yang ibunya berasal dari Jakarta dan ayahnya dari Bandung.

Merek tersebut juga mengeluarkan koleksi kaos kaki yang bisa dipadu-padankan dengan sandal kasual, gaya yang juga melekat khas pada diri Andrew.

"Kuncinya adalah kenyamanan, kalau memang nyaman pakai kaos kaki dan sandal, pakai saja," ujar Andrew yang gemar memakai kaos kaki polos warna putih atau abu-abu agar warna sandal lebih mencolok.

Selain Sandalboyz, KFC Indonesia juga menggandeng jenama Never Too Lavish, Argyle & Oxford dan Evil Fact. Semua koleksi ini akan dipamerkan di Jakarta Fashion Week pada 19 Oktober mendatang di Senayan City, Jakarta.

Baca juga: KFC Indonesia masuk ke dunia fashion
Baca juga: "Grear", sandal gladiator favorit Meghan Markle
Baca juga: Mengaku modis, kamu mesti tahu sandal yang "ngetren" tahun ini

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Puluhan juta rupiah sebulan dari sandal hotel

Komentar