Mengintip bunga tidur Toton melalui busana rancangannya

Mengintip bunga tidur Toton melalui busana rancangannya

Model mengenakan busana rancangan Toton Januar pada Jakarta Fashion Week 2020 di Senayan City, Jakarta, Jumat (25/10/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj

Jakarta (ANTARA) - Salah satu desainer dalam naungan Indonesian Fashion Forward (IFF), Toton Januar, menampilkan koleksi terbaru bertajuk "Bunga Tidur" dalam pekan mode Jakarta Fashion Week 2020.

Terinspirasi dari mimpi-mimpi yang dia alami, Toton menciptakan 22 looks untuk koleksi musim semi - musim panas 2020.

"Inspirasinya dari dunia mimpi yang saya alami. Mimpi saya itu aneh-aneh," kata Toton di Jakarta Fashion Week 2020, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan mimpi yang surealis, koleksi Toton kali ini cukup absurd karena membaurkan semua siluet serta motif namun tetap harmonis.

"Mimpi yang surealis ini saya coba tampilkan melalui detil-detil dalam pakaian yang saya rancang," kata Toton.

Mimpi yang indah dan romantis diwujudkan dalam warna warni pastel pada rok tiered panjang yang terbuat dari bahan tulle, dipadukan dengan blus longgar berbahan organza atau tulle, serta detil renda atau sulam bernuansa floral yang dipercantik dengan butiran mutiara.

Baca juga: Para ksatria mode tutup Jakarta Fashion Week

Baca juga: Restu Anggraeni hadirkan mantel berteknologi termal graphene di JFW

 
Model mengenakan busana rancangan Toton Januar pada Jakarta Fashion Week 2020 di Senayan City, Jakarta, Jumat (25/10/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.


Kecintaan Toton pada Indonesia juga tampak dari beberapa motif floral pada rok midi, dress, serta obi, yang menyerupai motif batik buketan. Begitu pula dengan blus organza yang dirancang menyerupai kebaya encim.

Tidak sampai di situ, Toton juga tampak berupaya untuk terus mendukung kelestarian lingkungan dengan menggunakan bahan-bahan yang berkelanjutan (sustainable fabric).

"Maka kami mengolah kembali limbah-limbah sisa kain yang ada menjadi looks yang baru, seperti sisa bahan denim yang kami olah kembali," ujar Toton.

Baca juga: Wardah gandeng empat desainer untuk Jakarta Fashion Week 2020

Baca juga: Santorini dalam bentuk busana karya Prettycia Haqni


Sisa-sisa bahan denim tersebut diolah rok pecah pola yang disatukan, dengan detil kancing pada bagian depan. Ada juga jaket dan kemeja denim dengan detil renda serta scallop pada lengan.

"Kita cuma punya satu bumi, kalau terus menerus kita rusak, lantas di mana nanti anak cucu kita tinggal," ujar Toton.

Baca juga: Megahnya interpretasi "Maleficent" di tangan tiga perancang Indonesia

Baca juga: Sejauh Mata Memandang luncurkan koleksi "Daur" di JFW 2020

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar