YKI Bogor sosialisasikan pencegahan penyakit kanker melalui lomba

YKI Bogor sosialisasikan pencegahan penyakit kanker melalui lomba

Wali Kota Bogor Bima Arya saat berkunjung ke RSUD Kota Bogor (Antaranews/Riza Harahap)

Pasien penyakit kanker yang paling banyak berobat ke RSUD Kota Bogor, adalah kanker payudara
Bogor (ANTARA) - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Bogor akan menyelenggarakan lomba cerdas-cermat untuk masyarakat Kota Bogor sebagai wujud sosialisasi pemahaman dan pencegahan penyakit kanker.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Ilham Chaidir, di Kota Bogor, Minggu mengatakan, lomba cerdas cermat akan diselenggarakan di Taman Kreasi, Lapangan Sempur, Kota Bogor, pada 1 Maret 2010.

"Lomba dibuka untuk umum dan sudah ada 30 komunitas masyarakat yang mendaftar," katanya.

Ilham Chaidir menjelaskan, lomba cerdas cermat ini adalah bentuk kreatif dari sosialisasi pemahaman dan pencegahan penyakit kanker yang jumlah penderitanya, meningkat di Bogor.

Baca juga: Dinkes : Jumlah penderita kanker di Sumbar didominasi perempuan

Menurut dia, kalau sosialisasi pemahaman dan pencegahan kanker dilakukan dengan pola ceramah, hasilnya dinilai kurang efektif.

"Banyak masyarakat sasaran, terutama kaum ibu, yang mendengar begitu saja, tapi beberapa hari kemudian sudah lupa," katanya.

Melalui pola cerdas cermat ini, anggota komunitas calon peserta diberikan buku dan kisi-kisi mengenai penyakit kanker, upaya pencegahan dan upaya pengobatan bagi penderita kanker.

Baca juga: Cerita Tuti melawan kanker stadium empat hingga membentuk yayasan

"Dengan adanya buku dan kisi-kisi, masyarakat belajar sendiri untuk materi lomba. Aspek positifnya, masyarakat lebih banyak menyerap pemahaman mengenai penyakit kanker, sehingga diharapkan bisa melakukan langkah-langkah pencegahan sendiri," katanya.

Sebelumnya, Ilham Chaidir mengatakan, penderita penyakit kanker yang menjalani rawat jalan di RSUD Kota Bogor mengalami peningkatan pada 2020, dibandingkan 2019.

Menurut Ilham, penderita kanker yang menjalani berobat rawat jalan di RSUD Kota Bogor pada 2019 tercatat sebanyak 1.840 pasien, tapi pada 2020 baru sampai Februari sudah tercatat sebanyak 717 pasien.

Baca juga: Penderita kanker payudara di Sumut capai 856 pasien

Sedangkan, penderita kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Kota Bogor, juga dinilai, mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data di RSUD Kota Bogor, pada 2019, pasien penderita kanker yang menjalani kemoterapi ada sebanyak 650 pasien, tapi pada 2020 sampai Februari, sudah mencapai 210 pasien.

"Pasien penyakit kanker yang paling banyak berobat ke RSUD Kota Bogor, adalah kanker payudara," katanya.

Baca juga: Milenial Pupuk Indonesia galang dana untuk anak penderita kanker






 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar