Pemkab Bekasi pastikan hewan mati mendadak bukan flu burung

Pemkab Bekasi pastikan hewan mati mendadak bukan flu burung

Petugas peternakan bersama aparat kepolisian dan TNI beserta warga setempat saat melakukan evakuasi bangkai hewan yang mati mendadak. ANTARA/ Pradita Kurniawan Syah

Uji cepat Rapid Test terhadap bangkai unggas (ayam) yang dilakukan hasilnya negatif terhadap unggas seperti ayam. Bukan flu burung...
Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memastikan sejumlah hewan yang mati mendadak di Perumahan Bumi Cahaya Residence, RT 3/6 Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi pada Selasa (3/3),  bukan disebabkan flu burung ataupun penyakit menular lain, namun diduga kuat akibat keracunan makanan.

"Uji cepat Rapid Test terhadap bangkai unggas (ayam) yang dilakukan hasilnya negatif terhadap unggas seperti ayam. Bukan flu burung," kata Kasie Pengamatan dan Pemberantasan Penyakit Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Dwian Wahyudiharto di Cikarang, Rabu.

Sementara hasil tes untuk kucing dan kambing yang mati tidak dijumpai tanda-tanda penyakit hewan menular. Berdasarkan hasil pemeriksaan diduga kematian hewan tersebut karena keracunan.

"Kami masih melakukan pendalaman dan terus menguji sample dari hewan itu," katanya.
Baca juga: Flu burung kembali ditemukan di Palembang

Menurut dia hewan yang mati mendadak itu diantaranya ternak kambing dua ekor, ayam dua ekor, dan kucing seekor. Sebelum mati mendadak hewan-hewan ternak itu sempat mengalami kejang-kejang.

"Sebelum mati kejang-kejang selama 10 menit. Itu yang membuat warga di sana panik," ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Nani Suwarni mengatakan untuk memastikan agar wilayah tersebut aman pemerintah telah melakukan langkah penyemprotan dengan desinfektan di lokasi kematian hewan.

"Langkah-langkah pencegahan sudah kami lakukan sejak awal adanya laporan yang masuk ke kita," ucapnya.

Selain melakukan penyemprotan pemerintah juga sudah melakukan penguburan dan membakar hewan tersebut. Sosialisasi juga sedang dilakukan pihaknya agar masyarakat Kabupaten Bekasi tidak menjadi resah akibat kematian hewan yang disebabkan keracunan makanan itu.
Baca juga: 100.000 vaksin tersedia antisipasi flu burung di Lampung

Diketahui warga Kecamatan Cibarusah resah dengan maraknya hewan peliharaan yang mati mendadak di Perumahan Bumi Cahaya Residence Cibarusah, Selasa (3/3). Hewan yang mati mendadak itu antara lain tiga ekor kambing, dua ayam, dan satu kucing.

Matinya hewan tersebut diketahui setelah beredarnya video di aplikasi percakapan WhatsApp. "Betul ada peristiwa matinya hewan itu. Kejadiannya sekitar pukul dua siang. Matinya mendadak. Warga di Cibarusah resah dan ketakutan," kata Kepala Sektor Cibarusah AKP Sukarman.

Dalam video itu hewan yang mati tergeletak di tengah jalan di lingkungan sekitar perumahan. Warga lantas geger sekaligus bertanya-tanya penyebab kematian tersebut sebab terjadi seketika.
Baca juga: Pneumonia di Wuhan tidak seberbahaya Flu Burung dan SARS

Bio Security, Cegah Penyebaran Flu Burung di Musim Hujan


 

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar