Penyemprotan disinfektan oleh PMI Jaksel jangkau 824 titik

Penyemprotan disinfektan oleh PMI Jaksel jangkau 824 titik

Relawan PMI menyeprot cairan disinfektan di salah satu masjid di wilayah Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2020). ANTARA/HO PMI Jaksel/am.

mengerahkan 100 orang relawan, 17 orang karyawan dan 11 orang dari unsur pengurus untuk melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari
Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan sampai dengan Minggu (5/4) telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebanyak 824 titik yang tersebar di 10 kecamatan. 

"Kegiatan penyemprotan disinfektan telah dilakukan PMI Jakarta Selatan sejak tanggal 15 Maret, penyemprotan dilakukan setiap hari sampai dengan hari ini," kata Humas PMI Kota Jakarta Selatan Dedet Haryadi dalam keterangannya, Minggu.

Dedet menyebutkan PMI Jakarta Selatan berperan aktif membantu Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam pencegahan dan pengendalian wabah virus corona jenis baru COVID-19 dalam bentuk penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah tersebut.

PMI Kota Jakarta Selatan mengerahkan 100 orang relawan, 17 orang karyawan dan 11 orang dari unsur pengurus untuk melakukan penyemprotan disinfektan yang menyasar sekitar 30 titik setiap harinya.

Para relawan bertugas secara bergantian dengan sistem shift dalam melakukan penyemportan disinfektan setiap harinya yang menyasar 10 kecamatan yang ada di Jakarta Selatan.

Baca juga: Anggota DPRD DKI sumbang 100 ml disinfektan di Tebet

Baca juga: 1.788 titik di Jakarta didisinfeksi

Baca juga: Rutan Polrestro Jakbar didisinfeksi untuk cegah COVID-19


Kesepuluh kecamatan yang disasar terdapat penderita terinfeksi dengan rincian, 26 orang di Kecamatan Kebayoran Baru, 14 orang di Kecamatan Tebet, 14 orang di Kecamatan Kebayoran Lama, 14 orang di Kecamatan Cilandak, 14 orang di Kecamatan Pesanggrahan, 13 orang di Kecamatan Jagakarsa, 13 orang di Kecamatan Mampang Prapatan, 11 orang di Kecamatan Setiabudi, 10 orang di Kecamatan Pasar Minggu, dan empat orang di Kecamatan Pancoran.

"Relawan bertugas secara gantian (aplusan) satu hari masuk satu hari libur," kata Dedet.

PMI Kota Jakarta Selatan memfokuskan penyemprotan di tempat-tempat fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, perkantoran, taman, jalan protokol, pasar dan pemukiman warga.

Penyemprotan disinfektan yang dilakukan PMI Kota Jakarta Selatan didukung dengan sarana dan prasarana memadai seperti truk tangki dilengkapi kipas untuk menyemprotkan disinfektan, gerobak motor untuk penyemprotan di jalan-jalan kecil, sprayer untuk penyemprotan di dalam ruangan.

"Setiap relawan yang melakukan penyemprotan harus menggunakan perlengkapan alat pelindung diri," kata Dedet.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan penyemprotan disinfektan mengerahkan semua komponen yang ada mulai dari PMI, pemadam kebakaran, Suku Dinas Lingkungan Hidup, hingga Pekerja Penanganan Sarana Prasarana Umum (PPSU) di 65 kelurahan.

"Penyemprotan disinfekan kita masifkan, kita libatkan tiga pilar (Polri, TNI, dan pemerintah daerah)," kata Isnawa.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar