Jakarta (ANTARA News) - Pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia (12) kembali menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia di nomor catur kilat (blitz) Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam, Sabtu.

Sebelumnya, Medina sudah meraih satu medali emas di KU-12 putri setelah menjuarai catur standar dengan mengumpulkan 8,5 VP dari sembilan babak yang dimainkan.

Walau dinaikkan ke kategori KU-14 putri, Medina tetap mampu meraih medali emas melalui pertarungan dramatis. Menduduki peringkat empat di babak penyisihan, Medina menundukkan lawannya Nguyen Thi Thuy Trien (Vietnam) di semifinal dengan skor telak 2-0.

Di final Medina jumpa Nguyen Tran Ngoc Thuy (Vietnam) yang di semifinal menang 3-2 atas Cherry Ann Mejia (Filipina).

Pada babak final yang memainkan empat partai, Medina kalah lebih dulu di babak pertama, namun menang di dua babak berikutnya sehingga unggul 2-1 lebih dulu. Namun di babak keempat Thuy berhasil menyamakan kedudukan lagi menjadi 2-2 sehingga harus memainkan partai hidup-mati (sudden-death).

Dalam undian Medina mendapat buah hitam yang berarti mendapat waktu lima menit lawan Thuy yang enam menit, namun jika remis maka Medina dinyatakan sebagai pemenang.

Dalam partai menentukan ini ternyata Medina dengan mudah menguasai lawan hingga unggul dua benteng dan satu menteri, sementara Thuy tinggal menteri sendirian. Ketika Thuy melancarkan skak abadi Medina menerima saja karena hasil remis sudah merupakan kemenangan baginya.

"Saya tidak memaksakan diri untuk mencari kemenangan lagi karena remis sudah berarti saya menang," tutur Medina seusai pertandingan seperti disampaikan Humas PB Percasi, Kristianus Liem yang terus memantau kejuaraan.

Sementara pecatur Indonesia lainnya, Dita Karenza berhasil meraih medali perak di KU-10 putri. Dita menjuarai babak penyisihan secara meyakinkan 9 poin dari sebelas babak.

Di semifinal Dita juga mengungguli Nguyen Thanh Thuy Tien (Vietnam) 2-0. Namun di final Dita menyerah 0,5-2,5 dari pecatur Vietnam lainnya, Huynh Thu Truc.

Selain medali perorangan tersebut, tim Indonesia juga kebagian dua medali perak di nomor beregu catur kilat dan catur cepat atas nama Medina Warda Aulia, Chelsie Monica Sihite dan Nadia Anggraeni Mukmin.

Kemudian satu medali perunggu diraih di nomor catur standar atas nama Chelsie Monica dan Nadia Anggraeni. Medali nomor beregu dihitung atas poin yang direbut oleh maksimal tiga pecatur (minimal dua pecatur) yang berasal dari satu negara.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009