Mal di Jakarta siap beroperasi, ini protokol kesehatan yang diterapkan

Mal di Jakarta siap beroperasi, ini protokol kesehatan yang diterapkan

Pengunjung melintasi kios pedagang yang tutup di pusat perbelanjaan Blok M Mal, Jakarta, Jumat (6/9/2019). Sejumlah pedagang di mal tersebut menutup gerai dagangannya karena sepi pengunjung dan maraknya penjualan secara daring. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Jakarta (ANTARA) - Sudah dua bulan sejak mal-mal di Jakarta ditutup akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kini dikabarkan mal akan kembali dibuka pada 8 Juni mendatang.

"Terkait kapan mulai dioperasikan mal, pihak pengelola sudah siap setiap saat, namun kami butuh kepastian tanggal dari Pemprov DKI mengingat untuk mulai membuka kembali sebuah pusat belanja tidak bisa dilakukan bila tenantnya belum siap," kata Ellen Hidayat, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta kepada ANTARA di Jakarta pada Senin.

Ellen menambahkan dibutuhkan maksimal sekitar satu minggu sebelum tanggal pembukaan dilakukan bagi para tenant untuk mempersiapkan karyawan dan juga bahan baku untuk kategori makanan dan minuman untuk bisa memulai usahanya .

Berikut serangkaian protokol kesehatan jika pusat perbelanjaan kembali dioperasikan.

Pertama disiapkan check-point pengukuran suhu tubuh di seluruh pintu masuk. Karyawan mal serta pengunjung wajib pakai masker.

"Semua karyawan mal dan tenant memakai bahan pelindung tubuh yang wajar sesuai dengan karakteristik jenis industrinya. selain itu disiapkan hand sanitizer di beberapa akses dan juga area yang menjadi area umum," kata Ellen.

Selain itu akan ada pengaturan jarak tanda agar konsumen mengikuti tata cara social distancing jika ada antrean baik di lift/travelator maupun di eskalator dan di area lain.

Tempat duduk di area tempat makan juga akan diatur.

"Para tenant lainnya juga diminta mengatur tata cara agar ada social distancing sesuai dengan kategori bisnis yang dijalankannya, misalnya untuk area kasir, (detail pelaksanaannya akan dilakukan di masing-masing tenant)," katanya.

Selain itu, disinfektan rutin terhadap area-area mal tetap akan dilakukan.

Pengelola juga mengatakan tak akan ada batasan usia pengunjung mal. Pengunjung di atas 45 tahun tetap diijinkan mengunjungi mal.

"Asosiasi pengelola mal tidak pernah berencana melakukan pembatasan usia pengunjung ataupun tidak pernah berencana melakukan diskriminasi usia bagi pengunjung . Bilamana ada berita yang beredar tentang hal tersebut, maka berita tersebut berasal dari pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkas Ellen.

Baca juga: Sejumlah mal di Jakarta batasi jam buka gara-gara corona

Baca juga: Habiskan liburan Imlek di Jakarta? Cek daftar atraksi seru di mal

Baca juga: Selain mal, berikut tempat seru rayakan tahun baru di Jakarta

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Inspeksi mendadak, Menaker cek protokol kesehatan di mal Jakarta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar