Bitung (ANTARA News) - Yachter, peserta Yacht Rally pada rangkaian Sail Bunaken 2009, mengakui keindahan kepulauan Indonesia. "Kami suka, sangat indah," kata yacther dari Australia, Debra Talbot, di Pelabuhan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Bitung, Sulawesi Utara, Senin.

Debra yang baru pertama kali melakukan pelayaran dengan yacht bersama keluarganya merasa senang karena pelayaran pertamanya melalui Indonesia. Jalur pelayaran yang ia lalui sebelum sampai di Bitung yakni Darwin, Saum Laki, Ambon.

Rencananya, ia akan tetap berada di perairan Indonesia hingga yacht rally dalam rangkaian Sail Bunaken berakhir di bulan Desember.

Bagi para yachter, ujar dia, masalah bea ekspor-impor yacth saja yang menjadi kendala. Karena itu, Sail Bunaken menjadi kesempatan yang tidak dilewatkan.

Sementara itu, Wakil Koordinator Yacth Rally Sail Bunaken 2009, Turman Hardianto Mahar mengatakan ajang ini tidak dilewatkan oleh para yacther mengingat pemerintah menanggung bea masuk yacht.

"Bea ekspor-impor sebagai jaminan masuk yacht seharga lima persen dari harga yacht tidak dibebankan bagi peserta Sail Bunaken karena dijamin pemerintah," ujar dia.

Dalam hal ini, lanjut Turman, pejabat selevel minimal Eselon I. "Karena itu Pak Aji Sularso (Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan Perikanan) menjamin peserta yacht rally ini," ujar dia.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009