Liga Prancis

PSG dikabarkan sepakati banderol untuk permanenkan Icardi

PSG dikabarkan sepakati banderol untuk permanenkan Icardi

Pesepak bola Mauro Icardi (kiri) bersama istri sekaligus agennya Wanda Nara. (ANTARA/AFP/Miguel Medina)

Jakarta (ANTARA) - Jawara Prancis Paris Saint-Germain dikabarkan telah menyepakati banderol 57 juta euro (sekira Rp813 miliar) untuk mempermanenkan penyerang Inter Milan Mauro Icardi yang semusim ini membela Le Parisien berstatus pemain pinjaman.

Seturut lansiran Sky Italia pada Sabtu, senilai 50 juta euro akan dibayarkan terlebih dahulu oleh PSG disertai nilai tambahan tujuh juta euro jika sejumlah klausa terpenuhi.

Kabar itu meruntuhkan berbagai spekulasi yang menyebut Icardi berada dalam perjalanan untuk kembali ke Italia untuk bergabung dengan Juventus, yang mengemuka beberapa pekan belakangan.

Baca juga: Lebih pilih main di Italia, Mauro Icardi bakal gabung Juve atau Napoli
Baca juga: PSG bersiap lepas Icardi karena ingin kembali ke Italia


PSG dihadapkan untuk segera merampungkan kesepakatan transfer tersebut, pasalnya opsi pembelian dari kontrak peminjaman Icardi akan kadaluarsa pada Minggu 31 Mei 2020.

Punya reputasi sebagai pemain bengal dan pembuat onar, Icardi tersingkir dari pilihan utama di Inter sejak kedatangan manajer anyar Antonio Conte pada musim panas lalu.

Pada 2 September 2019, Icardi hijrah ke Paris berstatus pinjaman dan kembali menemukan performa terbaiknya berseragam PSG.

Dalam 31 pertandingan di semua kompetisi Icardi menyumbangkan 20 gol untuk PSG sebelum klub itu akhirnya dinyatakan sebagai juara Liga Prancis karena penghentian musim dampak pandemi COVID-19.

Musim debutnya di PSG bisa jadi belum sepenuhnya selesai, mengingat rencana perampungan sejumlah kompetisi yang diikuti Le Parisien yakni Liga Champions, Piala Prancis dan Piala Liga Prancis.

Baca juga: Istri Icardi berkicau lagi, sebut suaminya belum tentu permanen ke PSG
Baca juga: Di Canio ejek Icardi cocoknya memang di PSG
Baca juga: Pandemi bakal paksa Mbappe dan Neymar bertahan di PSG musim depan
Baca juga: Prancis dikritik karena akhiri musim saat Eropa memulai lagi

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar