Anti Hoax

Pedagang Pasar Mayestik meninggal akibat COVID-19? Cek faktanya

Pedagang Pasar Mayestik meninggal akibat COVID-19? Cek faktanya

Sejak pemerintah mengumumkan pasien corona positif di Indonesia, penjualan jahe, sereh dan temulawak meningkat di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah pesan berantai yang mengabarkan tentang seorang pedagang Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, meninggal akibat terinfeksi COVID-19, belum lama ini beredar melalui aplikasi WhatsApp.

Disebutkan pula dalam pesan tersebut, pedagang yang meninggal itu biasanya berjualan di lantai dasar Pasar Mayestik.

Suami serta anak dari pedagang pasar itu, dikabarkan tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat, sebagaimana tertulis dalam aplikasi layanan pesan instan tersebut.

Berikut isi pesan yang beredar di antara pengguna WhatsApp:

"Sekilas info dr grup sebelah
Ibu2 yg jual kotak2 hantaran di LT dasar mayestik barusan meninggal karena covid 19.
Suami serta anak nya juga sdg dirawat di RSUD cengkareng.
Jadi sebaik nya jangan ke mayestik dulu ya..!!!,"


Namun, benarkah terdapat pedagang Pasar Mayestik yang meninggal akibat COVID-19?
 
Tangkapan layar hoaks pedagang meninggal di Pasar Mayestik, Jakarta (WhatsApp)


Penjelasan:
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya Arief Nasrudin menegaskan informasi tersebut tidak benar alias hoaks, mengacu pada laman Cekfakta.com di Jakarta, Jumat.

Arief juga meminta masyarakat agar berhenti menyebarluaskan informasi yang tidak benar.

Kepala Pasar Mayestik Riskan mengklarifikasi terdapat pedagang Pasar Mayestik yang meninggal belum lama ini. Namun, pedagang itu meninggal bukan karena COVID-19, melainkan sakit paru-paru dan flek jantung.

Riskan menambahkan pedagang yang meninggal itu biasa berjualan di lantai semi-basement, bukan di lantai dasar, seperti yang tertulis dalam WhatsApp.

“Lokasinya saja sudah salah karena di lantai dasar Pasar Mayestik tidak ada yang jualan hantaran seperti keranjang-keranjang gitu,” kata Riskan.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan terhadap keluarga, pedagang serta penjaga keamanan di Pasar Mayestik, diketahui pula suami dan anak pegadang yang meninggal itu tidak dirawat di RSUD Cengkareng. 

Klaim: Pedagang Pasar Mayestik meninggal akibat COVID-19
Rating: Salah/Disinformasi

Cek Fakta: Korban meninggal akibat COVID-19 di dunia mencapai 1,6 juta jiwa?

Cek Fakta: Ribuan santri di Kudus tak sadarkan diri usai tes cepat?

Cek Fakta: Pasien COVID-19 di RSUI dan RS Persahabatan meningkat?

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Reisa Broto: kabar WHO sebut virus corona menular lewat udara hoaks

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar