Staf istana Versailles pangkas rambut gratis demi bantu bumi

Staf istana Versailles pangkas rambut gratis demi bantu bumi

Penata rambut memotong rambut pegawai Istana Chateau de Versailles secara gratis yang digagas oleh perusahaan rintisan Capillum yang mendaur ulang rambut, di Versailles, dekat Paris, Prancis, (8/10/2020). ANTARA/REUTERS/Lucien Libert/aa.

Jakarta (ANTARA) - Para staf di Istana Versailles, Prancis, bisa mendapatkan jasa pangkas rambut gratis tiap bulan berkat perusahaan yang punya spesialisasi daur ulang rambut.

Rambut manusia mengandung keratin, protein yang menyerap minyak dan bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lingkungan.

Keratin juga bisa menggantikan plastik di agrikultur dan holtikultura dan membantu memperbaiki kondisi kulit, kata Clement Baldellou, co-founder perusahaan rintisan Capillum, yang mengoleksi rambut dari sekitar 200 salon di Prancis.

"Rambut adalah penyerap alami dan dapat menyerap minyak hingga delapan kali lipat beratnya," katanya seperti dilansir Reuters.

Baca juga: Menara Eiffel di Paris dibuka lagi untuk turis

Baca juga: Bangkok ungguli Paris dan London sebagai kota paling banyak dikunjungi


Lebih dari satu juta orang Prancis memotong rambut setiap hari, kata Baldellou, menyediakan sumber daya gratis yang dapat dengan mudah didaur ulang untuk keperluan lingkungan dan medis.

"Ini mewakili 4000 ton limbah yang dihasilkan (setiap tahun) ... Itu adalah jumlah limbah yang sangat besar yang biasanya dibuang ke tempat sampah jadi kami memutuskan untuk menghilangkan rambut dari sektor limbah," katanya kepada Reuters Television.

Di dekat salon darurat itu ada papan penanda bertulis "1 kg rambut = penghematan 200 liter air".

Isabelle Lafont, salah satu staf di istana, senang bisa memotong rambut di tempat yang dekat dengan kantornya.

"Ini ide bagus karena saat kami bekerja kami tak selalu punya waktu luang untuk ke salon," kata dia.

Baca juga: Menara Eiffel akan dibuka, siap-siap naik tangga

Baca juga: Sempat gelar pesta di Versailles, Ghosn: Saya kira itu gratis

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Peralatan pangkas rambut bagi anak didik Lapas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar