KBRI berupaya tingkatkan ekspor produk Indonesia ke Pakistan

KBRI berupaya tingkatkan ekspor produk Indonesia ke Pakistan

Duta Besar RI untuk Pakistan Adam Tugio menyampaikan sambutan pada pembukaan pamera dagang virtual, Indonesia-Pakistan Virtual Trade Expo 2021, pada Senin (5/4/2021). (ANTARA/HO-KBRI Islamabad)

Kita optimistis selama pelaksanaan lima hari pameran ke depan akan terwujud transaksi konkret di antara pelaku usaha Indonesia dan Pakistan,
Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Islamabad menggelar Indonesia-Pakistan Virtual Trade Expo 2021 dalam upaya meningkatkan diversifikasi ekspor produk Indonesia ke Pakistan.

Pameran dagang secara virtual itu yang diselenggarakan KBRI Islamabad dengan menggandeng perusahaan E-Commerce Pakistan Gateway akan berlangsung selama lima hari, yakni 5-9 April 2021, menurut keterangan tertulis KBRI Islamabad yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut pihak KBRI Islamabad, antusias perusahaan eksportir Indonesia yang mayoritas adalah usaha kecil dan menengah (UKM) sangat tinggi untuk mengikuti pameran virtual tersebut.

Tercatat sebanyak 10 perusahaan Indonesia dari beragam industri yang ikut serta dan difasilitasi KBRI Islamabad untuk dipertemukan dengan 50 calon pembeli potensial dari Pakistan.

Baca juga: Jaga pasar, KBRI Islamabad perkuat koordinasi dengan importir sawit
Baca juga: Dubes: Media berperan tingkatkan hubungan bilateral Indonesia-Pakistan


Kesepuluh perusahaan Indonesia tersebut, yaitu CV Tanaka Solution Agent, PT United Family Food, CV Tata Niaga Lestari, PT Pareto Estu Guna, PT Audie Inovasi Indonesia, PT Konimex, PT Bin Affan Exindo, CV Buana Raga, PT Audie Building Industry, dan CV Donya Drop Daruet.

Duta Besar Adam M. Tugio dalam sambutannya pada pembukaan pameran virtual itu menekankan perlunya kreativitas dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang masih belum mereda.

Menurut dia, pandemi COVID-19 tidak boleh menghalangi dan menyurutkan minat dan interaksi bisnis di antara pelaku usaha Indonesia dan Pakistan.

"Menarik dicermati bahwa neraca perdagangan tahun lalu meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya dan mencapai 2,5 miliar dolar AS (Rp38,7 triliun)," ujar Dubes Adam Tugio.

Melalui pelaksanaan Virtual Trade Expo 2021 itu, Dubes Adam berharap dapat terus menjaga dan meningkatkan kerja sama Indonesia dengan Pakistan yang semakin solid di berbagai bidang, baik politik, pendidikan, sosial budaya, pertahanan, maupun ekonomi dan perdagangan.

Upaya KBRI Islamabad menggandeng E-Commerce Gateway Pakistan karena pengalaman perusahaan tersebut dalam menghelat kegiatan pameran perdagangan berskala nasional dan internasional, baik secara luring (offline) maupun daring (online).

"Kami telah menyelenggarakan sebanyak 54 kegiatan pameran dan 15.000 pengaturan pertemuan antarbisnis, termasuk bekerja sama dengan 15 negara asing yang menginginkan interaksi dengan para pembeli potensial Pakistan," ujar Uzair Nizam, Wakil Presiden E-Commerce Gateway Pakistan.

Beberapa produk Indonesia yang dipamerkan dalam acara pameran virtual itu, antara lain alat kesehatan, kelapa kering atau kopra, makanan ringan, biji kopi, alat kesehatan, alat konstruksi bangunan, lidi sawit, minuman kesehatan, minyak goreng, kerajinan tangan, permen, dan produk pertanian lainnya.

Ajang pameran virtual yang baru pertama dilakukan KBRI Islamabad itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh eksportir Indonesia untuk memasarkan keunggulan produk-produknya.

"Kita optimistis selama pelaksanaan lima hari pameran ke depan akan terwujud transaksi konkret di antara pelaku usaha Indonesia dan Pakistan," kata Dubes Adam Tugio.

Baca juga: KBRI ajak pebisnis Pakistan berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia
Baca juga: KBRI promosikan 'Trade Expo Indonesia' Virtual 2020 di Pakistan

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar