Jakarta (ANTARA) - Petenis ranking kedua dunia Daniil Medvedev mulai melakukan berbagai pemanasan untuk menghadapi Wimbledon yang akan digelar pekan depan.

Sebelumnya, ia menaklukkan petenis Amerika Sam Querrey 6-4 6-2 pada laga final Mallorca Open, Sabtu (26/6), dan memenangkan gelar perdananya di turnamen lapangan rumput.

Petenis Rusia yang juga finalis Grand Slam dua kali itu mengalahkan Querrey untuk menyabet gelar ATP Tour ke-11. Semua gelar sebelumnya diraih Medvedev di lapangan keras.

Baca juga: Jelang Wimbledon, Medvedev raih gelar lapangan rumput perdana

"Saya selalu suka bermain di lapangan rumput. Empat tahun lalu, saya pernah mengatakan kepada diri saya sendiri bahwa itu (lapangan rumput) akan menjadi permukaan favorit saya," kata Medvedev dikutip dari Reuters, Minggu.

"Tetapi setelah melihat hasil saya di lapangan keras, saya tidak bisa mengatakan apa pun, dan saya masih lebih suka bermain di lapangan keras.

"Penting bagi saya untuk mendapatkan gelar ini (Mallorca Open), karena saya tidak banyak mengikuti turnamen lapangan rumput. Saya senang mendapatkan gelar ini, tetapi saya menantikan tantangan terbesar saya di lapangan rumput, yaitu Wimbledon,” ungkap Medvedev.

Baca juga: Wimbledon keluarkan daftar peserta unggulan putra di undian utama
Baca juga: Medvedev sebut Mallorca ajang pemanasan yang tepat untuk Wimbledon


Medvedev menjadi unggulan kedua di Wimbledon, dan ia akan menghadapi petenis Jerman Jan-Lennard Struff pada putaran pertama yang digelar Selasa (29/6). Struff sempat menyingkirkan Medvedev dalam pertandingan pembuka di Halle pekan lalu.

“Gelar ini (Mallorca Open) terasa luar biasa karena saya datang ke sini untuk mencoba memenangkan beberapa laga dan saya berhasil melakukannya," ujar Medvedev seraya mengakui laga final Mallorca Open merupakan penampilan terbaiknya pekan ini.

“Memenangkan gelar juara selalu memunculkan perasaan yang baik dan itu memberi Anda banyak kepercayaan diri,” tambahnya.

Baca juga: Medvedev ingin tingkatkan kepercayaan diri jelang Wimbledon

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2021