Olimpiade

Pandemi membuat lomba renang Olimpiade jadi sulit diduga

Pandemi membuat lomba renang Olimpiade jadi sulit diduga

Perenang Australia Bronte Campbell saat menjuarai 50m gaya bebas putri pada FINA World Championships 2015 di Kazan, 9 Agustus 2015. ANTARA/AFP/Alexander Nemenov.

Jakarta (ANTARA) - Perenang spesialis gaya bebas putri Australia Bronte Campbell menikmati kembali berkompetisi pada Olimpiade Tokyo akhir bulan ini dan memperkirakan momen kejuaraan tersebut tidak bisa diduga dari sebelumnya setelah pandemi COVID-19 menghapus event-event renang internasional.

Campbell adalah bagian dari tim estafet gaya bebas 4x100m putri Australia yang meraih medali emas Olimpiade 2016 dan akan ambil bagian dalam Olimpiade ketiganya di Tokyo nanti.

"Saya kira kurangnya kompetisi internasional mengartikan Olimpiade bakal menjadi lebih tidak terduga dibandingkan dengan sebelumnya," kata Campbell kepada media News Corp.

Baca juga: OLIMPIADE 2016 - Australia sabet emas estafet 4x100m gaya bebas putri
Baca juga: Sun Yang lewatkan Olimpiade Tokyo setelah disanksi CAS empat tahun

"Saya kira Olimpiade ini akan menjadi salah satu Olimpiade paling menarik yang pernah Anda lihat karena begitu banyak yang bisa berubah dalam satu tahun."

"Kami sungguh tak tahu apa yang akan terjadi dalam lomba tertentu, itulah yang saya sukai," sambung dia seperti dikutip Reuters.

Mantan juara dunia gaya bebas 50m putri ini akan bertarung dalam nomor estafet di Tokyo. Selain menyebut Olimpiade 2020 bakal menjadi Olimpiade yang tidak ada duanya, dia mengatakan faktor eksternal tidak terlalu penting begitu perenang masuk air.

"Selalu mengasyikkan ketika Anda masuk arena untuk pertama kalinya dan melihat blok dan air yang akan Anda lawan, saya paling suka itu, jadi saya yakin ketika saatnya tiba kami semua akan terangkat, " kata dia.

"Pada akhirnya Olimpiade hanyalah lomba renang, airnya tidak berubah, jalurnya tidak berubah, jarak kita berenang tidak berubah.

"Dari pengalaman saya, setiap Olimpiade benar-benar berbeda dari yang sebelumnya, saya tidak yakin ada banyak hal yang sama yang terjadi, khususnya kali ini."

Baca juga: Dua perenang Indonesia kantongi wild card ke Olimpiade Tokyo
Baca juga: Federica Pellegrini bakal cetak rekor kepesertaan di lima Olimpiade
Baca juga: Phelps prediksi tak ada rekor renang baru di Olimpiade Tokyo


 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KONI: PON XX Papua berkaca pada Olimpiade Tokyo 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar