Jakarta (ANTARA News) - SAS, perusahaan penyedia layanan dan software analisis bisnis, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka berada dalam Visionaries Quadrant berdasarkan laporan Gartner, Inc.'s "Magic Quadrant for Enterprise Marketing Management".

Magic Quadrant merupakan representasi grafis dari pasar dan untuk jangka waktu tertentu. Magic Quadrant menggambarkan analisis Gartner tentang bagaimana mengukur vendor tertentu terhadap kriteria untuk pasar, seperti yang didefinisikan oleh Gartner.

Menurut Gartner Enterprise Marketing Management, "Dibutuhkan strategi bisnis, proses otomotisasi, dan teknologi untuk secara efektif mengoperasikan departemen marketing, menyelaraskan sumber daya, menjalankan strategi "customer-centric" dan meningkatkan kinerja pemasaran.

Hal ini mencakup fungsi untuk "campaign management", "lead management", MRM, "loyalty management," "event management", fungsionalitas industri yang khusus, "marketing performance management", dan "analytics."

John Bastone, Global Product Marketing Manager SAS untuk solusi SAS Customer Intelligence, mengatakan bahwa SAS secara agresif menambah solusi "integrated marketing management." Dan, tetap merupakan solusi yang unggul dalam hal kelengkapan dan kedalaman untuk "platform integrated marketing."

"SAS menjawab kebutuhan Chief Marketing Officer (CMO) dengan menyediakan solusi yang menawarkan kemampuan pemahaman yang mendalam mengenai pelanggan, optimasi dan pengukuran, serta bermitra dengan perusahaan-perusahaan terkemuka untuk menawarkan layanan dan dukungan dalam jangka panjang," kata Bastone, dalam rilis berita yang diterima ANTARA News Selasa (2/10).

Tahun ini SAS, memperluas jajaran produk dalam "enterprise marketing management" dengan meluncurkan SAS Social Media Analytics dan SAS Customer Link Analytics.

SAS Social Media Analytics adalah solusi tingkat enterprise pertama yang dirancang untuk membantu tim marketing memahami, memperkirakan, dan bertindak berdasarkan data media sosial. SAS Customer Link Analytics menggabungkan teknologi SAS Analytics (termasuk teknologi analisis jejaring sosial), visualisasi, dashboard, dan laporan.

Hal ini memungkinkan tim marketing memanfaatkan koneksi yang sebelumnya tidak diketahui antara "leaders" dan "followers" dalam komunitas sosial untuk meningkatkan target kampanye dan kontribusi respon pelanggan.

Salah satu mitra SAS, adalah ING DIRECT, bank terkemuka di Kanada. ING DIRECT menggunakan SAS Marketing Automation untuk menjalankan kampanye pemasaran dalam waktu cepat.

Tahun ini SAS juga menyelesaikan portofolionya sebagai mitra perusahaan manajemen pemasaran. Mitra terbaru tersebut yaitu Air2Web dan Sword Ciboodle yang menggabungkan keahlian industri dan area mereka dengan keunggulan software analytical SAS.

SAS Customer Intelligence merupakan kumpulan solusi komprehensif bagi marketing tingkat enterprise yang tersedia di pasar saat ini. Solusi ini termasuk SAS Customer Experience Analytics, SAS Marketing Automation, SAS Marketing Optimization, dan SAS Real-Time Decision Manager.

(ENY/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010