Moto2

Gabriel Rodrigo gabung tim Pertamina Mandalika untuk musim 2022

Gabriel Rodrigo gabung tim Pertamina Mandalika untuk musim 2022

Prinsipal Pertamina Mandalika Edu Perales (kiri) bersama dengan pebalap Gabriel Rodrigo (kanan) saat teken kontrak, Minggu (29/8/2021). HO/Pertamina Mandalika

Jakarta (ANTARA) - Pebalap Argentina Gabriel Rodrigo akan naik kelas dari Moto3 ke Moto2 membela tim Pertamina Mandalika SAG mulai musim depan.

Pebalap berusia 24 tahun itu akan mengisi bangku yang ditinggalkan oleh Thomas Luthi setelah sang pebalap veteran Swiss memutuskan rencana pensiun di akhir musim ini.

"Gabri Rodrigo akan berkompetisi dengan Pertamina Mandalika SAG Team pada 2022," demikian ungkap tim tersebut melalui Instagram, Minggu.

Rodrigo menjalani debut di Moto3 pada 2014 dan saat ini membela tim Indonesian Racing Gresini Moto3.

Bersama Indonesian Racing Gresini, Rodrigo sementara menghuni peringkat ke-11 dengan koleksi 60 poin dan satu kali naik podium dan satu pole position musim ini sebelum naik kasta musim depan sebagai tandem pebalap Belanda Bo Bendsneyder di Moto2.

Baca juga: Tim Pertamina Mandalika dorong pebalap Indonesia ke Moto2 2022

Sementara itu, Presiden Pertamina Mandalika, Rapsel Ali menceritakan pihaknya sempat mencoba untuk menempatkan pebalap Indonesia di tim untuk Moto2 musim 2022. Namun usaha tim harus menemui kendala dari Komisi Grand Prix.

"Beberapa pekan terakhir, kita memang sudah coba dan mendorong agar pembalap Indonesia bisa gabung Pertamina Mandalika di Moto2 2022. Seperti Dimas Ekky Pratama yang juga anggota Mandalika Racing Academy," kata Rapsel Ali dalam keterangan resminya.

"Tapi Komisi Grand Prix yang salah satunya diisi Dorna punya syarat ketat buat seorang pembalap bisa ikut kelas Moto3, Moto2 sampai MotoGP. Intinya mereka menilai pembalap Indonesia belum memenuhi syarat untuk ikut Moto2," lanjutnya.

Syarat ketat yang dimaksud diantaranya adalah seorang pebalap wajib punya rekam jejak bagus pada event balap yang diikuti pada tahun ini. Contohnya Dimas Ekky yang turun di FIM CEV Moto2 2021. Meski secara konsisten meraih poin dan kini berada di sepuluh besar klasemen, tapi ia belum pernah merasakan podium sehingga belum membawanya ke Moto2.

"Sebagai gambaran pebalap yang podium di FIM CEV Moto2 seperti Taiga Hada atau Adam Norrodin saat tampil di Moto2 musim ini masih menempati posisi belakang. Jadi memang persaingan Moto2 sangat ketat dan Dorna punya syarat tinggi buat pebalap yang ingin tampil di sini," kata Direktur Pertamina Mandalika, Kemalsyah Nasution menambahkan.

Meski begitu manajemen Pertamina Mandalika berencana kembali menempatkan Dimas Ekky untuk mengikuti FIM CEV Moto2 pada musim 2022. Harapannya sang pembalap bisa konsisten naik podium dan setidaknya berada di lima besar klasemen sehingga kans untuk memperkuat Pertamina Mandalika di kelas Moto2 musim 2023 terbuka.

Baca juga: Tom Luthi umumkan rencana pensiun dari karier membalap

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Di Superbike, pembalap Eropa keturunan Indonesia jagokan Toprak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar