Tokyo (ANTARA News) - Saham Tokyo ditutup naik 1,37 persen pada Senin, menyusul tindakan para pemimpin Uni Eropa mendukung kebijakan anggaran ketat dalam sebuah upaya menyelamatkan zona euro yang terlilit utang.

Indeks Nikkei 225 di Tokyo Stock Exchange naik 117,36 poin menjadi berakhir pada 8.653,82. Indeks Topix dari semua saham papan utama bertambah 1,16 persen, atau 8,57 poin, menjadi 746,69.

AFP melaporkan bahwa pasar bereaksi positif karena pemimpin Eropa mengambil langkah pertama menuju pengintegrasian fiskal pada pembicaraan mereka pekan lalu, kata Yumi Nishimura, analis pasar senior di Daiwa Securities.

Sebanyak 26 dari 27 negara Uni Eropa mengisyaratkan kesediaan mereka untuk bergabung dengan new fiscal compact untuk menyelesaikan krisis yang mengancam untuk memecah serikat moneter itu.

Tetapi non-euro Inggris menolak gerakan Prancis-Jerman untuk mengabadikan aturan anggaran baru dalam perjanjian Uni Eropa yang dimodifikasi.

Fokus saat ini adalah bagaimana Standard & Poor`s akan menanggapi perjanjian baru.

Lembaga pemeringkat pekan lalu menempatkan 15 negara zona euro pada pantauan untuk kemungkinan menurunkan peringkat utang, mengatakan akan memantau konferensi tingkat tinggi (KTT) Uni Eropa untuk melihat apakah hasilnya kemungkinan mengembalikan kepercayaan di blok tersebut dan utang publiknya.

Tetapi Nikkei mungkin kehilangan momentum karena KTT mengungkapkan beberapa langkah-langkah definitif untuk membendung krisis utang di kawasan itu, kata Yoshihiro Okumura, manajer umum di Chibagin Asset Management.

"Beberapa langkah-langkah mendasar diambil, meskipun jumlah dana yang akan diberikan kepada Dana Moneter Internasional telah dihimpun (dalam pembicaraan)," katanya.

Para pemimpin Uni Eropa mengatakan mereka juga berencana untuk mentransfer 200 miliar euro ke Dana Moneter Internasional yang kemudian bisa untuk membantu negara zona euro yang terperosok ke dalam utang.

Zona euro telah kesulitan untuk meningkatkan dana penyelamatan sendiri menjadi satu triliun euro dari 440 miliar euro.

Saham Toyota Motor turun 0,72 persen menjadi 2.617 yen setelah pemotongan prospek laba bersihnya untuk tahun hingga Maret lebih dari setengahnya pada Jumat, yang dilihat oleh peserta pasar sebagai perkiraan konservatif.

Saham Olympus yang dilanda skandal naik 7,79 persen pada 1.300 yen, setelah laporan di harian Nikkei menyatakan bahwa auditor diperkirakan mengakhiri koreksi laporan keuangan pembuat kamera dan peralatan medis itu.

Perusahaan itu mengatakan, sedang berusaha untuk menerbitkan laporan keuangan pada batas akhir Rabu untuk menghindari delisting (penghapusan saham) dari bursa saham Tokyo.

Saham Olympus telah berlipat ganda dalam sebulan terakhir karena para pemain bertaruh bahwa sahamnya tidak akan dihapuskan, namun mereka masih sekitar setengah dari nilai mereka sebelum pengungkapan rahasia oleh mantan CEO Michael Woodford yang digulingkan pada Oktober setelah mengungkapkan penutupan kerugian besar di perusahaan itu.

(SYS/A026/A023)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011