Palembang, Sumsel (ANTARA) - Jones Pratama (Sumsel) dan Ghean Desya Zahrani (Jambi) berpeluang meraih gelar tunggal serta ganda kelompok senior setelah keduanya sukses menembus final kejuaraan tenis IMTC-Gubernur Sumsel Cup 2023 di Jakabaring Sport City Kota Palembang, Selasa.

Jones dan Ghean sama-sama pemain unggulan yang masih bertahan. Jones yang menempati peringkat 50 peringkat nasional Pelti (PNP) jadi unggulan pertama di tunggal putra dan Ghean peringkat 93 PNP menempati unggulan kedua di tunggal putri.

Jones pada kejuaraan itu menembus babak final tunggal putra setelah di semifinal mengalahkan petenis Syahrul Purno Hani (Bengkulu) dengan skor 7-6(4), 6-2. Di final akan ditantang rekan sedaerahnya M Faris yang di semifinal unggul atas Agung Wicaksono (bengkulu) 6-4, 6-1.

Peluang Jones meraih dua gelar terbuka di ganda putra, berpasangan dengan Wong Ara akan tampil di final. Perjuangan menembus final cukup alot karena harus bertanding ketat sebelum mengakhiri perlawanan M Faris/Jack Qiilyn 4-6, 6-3, 13-11.

Pada final akan ditantang pasangan M Nabil/Rizky yang juga harus berjuang ketat untuk mengatasi perlawanan Rafael Ramadhan/Syahrul Ramadhan 6-2, 2-6, 10-3.

Pada bagian putri, Ghean Sedya Zahrani mematok tempat di final setelah mengalahkan Nina Sepripta (Sumsel) 6-1,6-1. Nina sendiri pemain yang mengalahkan unggulan ketiga Sabrina Adia Putri (Bandung).

Di final, Ghean akan berhadapan dengan Marvena yang di semifinal mengalahkan Keyla Audi Liana (Jambi) 6-1, 6-2.

Sukses di tunggal putri, berlanjut di ganda. Ghean yang berpasangan dengan Melani akan memperebutkan gelar juara melawan pasangan Merliana/Indah yang menang atas Movita/Delly 1-6, 6-3, 10-4.

Sebanyak 350 petenis dari sejumlah daerah di Indonesia ikut ambil bagian pada Kejuaraan Nasional Tenis Irawati Moerid Tennis Competition (IMTC) memperebutkan Piala Gubernur Sumsel 2023 itu.

Kejuaraan kalender Pelti tersebut mempertandingkan kategori umum dan junior seri III.

Kategori pertandingan itu untuk kelompok umur (KU) putra dan putri yakni 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun, kategori senior dan veteran.

Selain itu, kegiatan itu juga menampung donasi raket layak pakai untuk selanjutnya dikirimkan untuk membantu para petenis usia dini yang membutuhkan bantuan raket di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Ratusan petenis muda ramaikan Kejurnas Detec Junior 2023
Baca juga: Petenis andalan Indonesia sabet gelar ITF J30 Yogyakarta

Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2023