Sport Tourism

ITDC fokuskan Mandalika jadi destinasi sport tourism di Indonesia

ITDC fokuskan Mandalika jadi destinasi sport tourism di Indonesia

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati saat dijumpai di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (3/10/2023) ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati mengatakan pihaknya akan fokus mengembangkan Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism di Indonesia.

Menurut Ari, untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya juga perlu membangun citra lain dari Mandalika agar masyarakat tak hanya terfokus pada sirkuit saja.

“Kebanyakan orang hanya tahu Mandalika itu dari sirkuitnya saja. Padahal sirkuit itu hanya 30 hektar dari 1.200 hektar yang kami miliki. Jadi itu yang menjadi PR supaya masyarakat tahu bahwa kawasan kita bukan hanya sirkuit saja,” kata Ari saat dijumpai di Jakarta Pusat, Selasa.

Upaya yang dilakukan untuk mewujudkan Mandalika sebagai destinasi sport tourism adalah dengan membangun infrastruktur olahraga lain salah satunya pacuan kuda.

Ari menjelaskan tahun ini pembangunan infrastruktur pacuan kuda tersebut sedang dalam tahap rancangan. Kemudian di tahun depan, pembangunan akan dilanjutkan dengan groundbreaking. Pembangunan pacuan kuda tersebut diperkirakan akan berjalan selama 12 hingga 14 bulan.

“Luasnya tidak jauh dari sirkuit. Harapan saya hype dan hebohnya pacuan kuda sama seperti sirkuit,” ujar Ari.

Selain itu, Ari menambahkan ITDC tengah merencanakan membangun fasilitas padel tennis, bahkan lapangan bola.

Selain itu, ITDC juga merencanakan Mandalika menjadi tuan rumah acara olahraga internasional. Hingga saat ini sejumlah event olahraga berskala nasional dan internasional telah berlangsung di The Mandalika, antara lain World Superbike, MotoGP, Shell Eco Marathon, balap sepeda L’Etape, TNI Marathon serta sejumlah kegiatan olahraga air.

Dengan mengembangkan Mandalika menjadi destinasi sport tourism, Ari mengatakan hal ini tentu akan sangat berdampak baik dari segi ekonomi hingga membuka lapangan pekerjaan.

“Sekarang hanya dengan MotoGP, kita sudah mempekerjakan 5.000 orang selama perhelatan. Bayangkan kalau ada 10 skala MotoGP, event besar, ada di Mandalika. Itu bisa kita lihat multiplier penyerapan tenaga kerja di Mandalika segitu besarnya,” kata Ari.

Oleh sebab itu, Ari berharap selama masa jabatannya masyarakat bisa merasakan dampak dari memfokuskan Mandalika menjadi destinasi utama sport tourism.

Baca juga: MGPA pastikan persiapan MotoGP Mandalika dekati 100 persen
Baca juga: Wamen BUMN: Mandalika sebagai destinasi "sport tourism" kelas dunia 
Baca juga: Pelabuhan Lembar tingkatkan fasilitas dan infrastruktur dukung MotoGP


Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar