counter

Kata dokter soal menjaga kesehatan kulit bagi pria

Kata dokter soal menjaga kesehatan kulit bagi pria

Dokter spesialis kulit dari Bamed Healthcare, dr Yuda Ilhamsyah Yusuf Djemat, SpKK di Jakarta, Jumat (3/5/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Jakarta (ANTARA) - Tak melulu kaum hawa, para pria juga perlu menjaga kesehatan kulit wajahnya sehingga berbagai masalah semisal jerawat hingga dermatitis seboroik tak akan muncul.

Dokter spesialis kulit dari Bamed Healthcare, dr Yuda Ilhamsyah Yusuf Djemat, SpKK. mengatakan, jerawat menjadi masalah kulit yang umum pria alami sejak usia pubertas. Kondisi ini biasanya dipengaruhi hormon androgen, kolonisasi p. acnes, dan pola hidup.

Sementara, dermatitis seboroik terjadi akibat stres dan daya tahan tubuh yang turun. Masalah lainnya yang sering dihadapi kaum pria adalah dermatitis atopik atau eksim, dengan gejala antara lain kulit kemerahan, kering, gatal dan sensitif.

Keratosis seboroik juga menjadi masalah kulit yang umum pada pria. Masalah ini muncul saat seseorang memasuki usia paruh baya.

Faktor genetik dan keturunan memainkan peran di sini. Kulit yang terkena keratosis seboroik biasanya sering terpapar sinar matahari.

Untuk menangkal masalah-masalah tersebut, Yuda mengatakan pria wajib merawat kulitnya. Hanya saja, berbeda dengan wanita, para pria cenderung tak mau repot mengaplikasikan produk perawatan kulitnya.

"Mengapa para pria butuh perawatan kulit? Kulit sehat dan bercahaya idaman banyak wanita tapi bagi pria juga penting. Kulit sehat meningkatkan kepercayaan diri, meningkatkan kualitas hidup," kata Yuda di Jakarta, Jumat (3/5).

Sebelum memilih produk perawatan kulit yang tepat, kaum adam harus mengetahui jenis kulitnya. Jika tipe berminyak sebaiknya memilih produk yang "non comedogenic" dan "oil free". Bagi pemilik tipe kulit sensitif pilih produk yang "hipoalergenik" dan "fragrance free".

Rutinitas menjaga kulit wajah, diawali dengan rajin membersihkannya pada pagi dan malam hari menggunakan produk yang sesuai.

"Bersihkan wajah teratur dengan air hangat dan cleanser yang sesuai," tutur Yuda.

Setelah itu, memakai pelembap wajah dan tubuh secara rutin agar kulit terhidrasi. Sebaiknya pelembap diaplikasikan setelah mandi, saat kulit masih sedikit basah.

Saat beraktivitas di luar ruangan, ia mengingatkan agar selalu mengoleskan tabir surya atau sunscreen. Pemakaian tabir surya perlu diulangi 4-5 jam sekali untuk mencegah kerusakan kulit akibat dampak buruk sinar matahari.

"Pada kulit berminyak, pelembap bisa berbarengan dengan sunscreen," ujar Yuda.

Pada malam hari, pria tinggal menambahkan krim malam agar kulit tetap terhidrasi selama tidur.

Baca juga: Mandi air hangat saat puasa percepat kehilangan cairan tubuh

Baca juga: Manfaat biji markisa untuk kesehatan, kulit dan rambut

 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar