counter

KAI Daop 6 mulai operasikan kereta Bandara Internasional Yogyakarta

KAI Daop 6 mulai operasikan kereta Bandara Internasional Yogyakarta

Rangkaian kereta bandara yang akan melayani penumpang menuju Yogyakarta International Airport (YIA) (ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta resmi mulai mengoperasikan kereta bandara, Senin, untuk melayani penumpang pesawat dari Bandara Internasional Yogyakarta yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, DIY.

“Operasional kereta bandara ini memang disesuaikan dengan jadwal penerbangan dari Yogyakarta International Airport (YIA). Karena kami mendapat informasi ada Citilink yang mendarat dan terbang dari YIA, maka kami mengoperasionalkan kereta bandara,” kata Executive Vice President (EVP) PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Eko Purwanto di Yogyakarta, Senin.

Kereta bandara yang dioperasikan perdana tersebut berangkat dari Stasiun Maguwo sekitar pukul 10.30 WIB dan berhenti serta diberangkatkan kembali dari Stasiun Tugu Yogyakarta pukul 10.52 WIB. Perjalanan dari Maguwo menuju Stasiun Wojo ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit atau 35 menit dari Stasiun Tugu Yogyakarta.

Selain di Stasiun Tugu, kereta bandara yang menggunakan rangkaian kereta Solo Ekspres tersebut juga berhenti di Stasiun Wates.

Dari Stasiun Wojo, penumpang akan diantar menggunakan bus menuju ke Yogyakarta International Airport. Perjalanan dengan bus membutuhkan waktu sekitar 12-15 menit.

Penumpang yang ingin menggunakan fasilitas kereta bandara dapat membeli tiket secara “go show” di stasiun pemberangkatan. Harga tiket dari Maguwo hingga Wojo ditetapkan Rp30.000.

“Di dalam kereta pun, sudah disiapkan tempat khusus untuk menaruh koper atau tas berukuran besar. Penumpang diharapkan nyaman selama perjalanan menggunakan kereta bandara,” katanya.

Satu rangkaian kereta bandara memiliki kapasitas 196 tempat duduk dan bisa ditambah dengan tiket berdiri maksimal 50 persen dari kapasitas kereta.

“Kami selalu usahakan agar perjalanan kereta sampai ke Wojo tiba satu jam sebelum jadwal penerbangan,” katanya.

Di Stasiun Tugu, juga sudah disiapkan ruang tunggu khusus untuk penumpang yang akan menggunakan kereta bandara. Ruang tunggu dilengkapi dengan pendingin ruangan, tempat duduk, televisi yang menampilkan jadwal penerbangan, speaker, wifi hingga toilet.

"Fasilitas akan terus dilengkapi supaya penumpang semakin nyaman. Kapasitas ruang tunggu mampu menampung sekitar 120 orang'" kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta Eko Budiyanto.

Sementara itu, satu-satunya penumpang yang mengakses kereta bandara pada operasional perdana, I Gusti Agung Premananda mengatakan sengaja membeli tiket untuk keberangkatan dari YIA menuju Halim Perdanakusuma.

“Saya ingin membuat ‘review’ tentang bandara baru Yogyakarta untuk channel youtube saya,” katanya.

Sedangkan untuk operasional kereta bandara, Gusti menelepon ke call center untuk mencari informasi tentang cara menuju YIA dan diarahkan untuk menggunakan moda transportasi kereta dari Stasiun Tugu Yogyakarta.

“Baru beli tiket sebelum berangkat. Harganya Rp15.000. Mungkin ada harga khusus untuk operasional perdana,” katanya yang akan terbang menggunakan Citilink pukul 13.10 WIB.

Baca juga: KAI sebut kereta bandara Yogyakarta siap beroperasi

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PT KAI resmikan jembatan penghubung Stasiun Batu Ceper

Komentar