counter

Rumah makan Padang siap "jajah" Vietnam

Rumah makan Padang siap "jajah" Vietnam

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah membantu memasak rendang di Pasar Raya Inpres, Padang, Jumat. (Afut Syafril)

Pembangunan rumah makan Padang di Ho Chi Minh, Vietnam, atas dasar kerja sama dengan Konjen RI di Vietnam.
Padang (ANTARA) - Rumah makan Padang dengan menu utama rendang akan dibangun di kota terbesar di Vietnam, Ho Chi Minh, kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Pasar Raya Inpres, Padang, Sumatera Barat, Jumat.

"Tahun ini ditargetkan sudah dibangun, lokasi dan pengembangnya sudah ada, tinggal kami koordinasikan saja," kata Mahyeldi saat mengunjungi sentra masakan rendang.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan rumah makan Padang di Ho Chi Minh, Vietnam, atas dasar kerja sama dengan Konjen RI di Vietnam.

Pengembangnya  adalah salah satu dari pengusaha di Padang yang sudah lama bergerak di bidang rumah makan nasi Padang, namun ia tidak menjelaskan dengan detail.

Baca juga: UKM binaan PNM tembus omset Rp95 juta/bulan

Alasan pemilihan Vietnam sebagai pengembangan restoran nasi Padang adalah banyaknya turis Melayu yang mengunjungi negara tersebut, khususnya Ho Chi Minh.

"Vietnam itu banyak turis Melayu, penerbangan dari sini saja ada 15 flight, itu membuktikan bahwa target pasar di sana besar," katanya.

Selain target secara perekonomian, Walikota Padang mengatakan bahwa hal tersebut salah satu promosi wisata bahwa rendang merupakan salah satu makanan terenak dunia yang ada di Sumatera Barat, khususnya Padang.

Dengan adanya promosi internasional tersebut juga diharapkan dapat mendatangkan turis asing yang akan berkunjung, berwisata ke kota rendang, sehingga mampu mengangkat wisata lokal.
Baca juga: Sumbar usulkan Rendang jadi Warisan Dunia UNESCO
 

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kelezatan menu rendang untuk jamaah Sumatera

Komentar