Humaniora kemarin, ular tepung ari hingga sakitnya Adian Napitupulu

Humaniora kemarin, ular tepung ari hingga sakitnya Adian Napitupulu

Anggota DPR RI Adian Napitupulu saat berada di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Kamis (19/12/2019). (ANTARA/Rendhik Andika)

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa humaniora yang terjadi pada Kamis (20/12), mulai dari warga Bangka Belitung diminta waspada akan ular tepung ari hingga peristiwa sakitnya anggota Komisi I DPR Adian Napitupulu saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah.

Berikut beberapa berita humaniora yang masih menarik untuk disimak hari ini. 

1. Warga Babel diminta waspadai ular tepung ari

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta warga di daerah rawan banjir dan genangan air untuk mewaspadai ular tepung ari yang memiliki bisa atau racun yang mematikan korbannya.

Selengkapnya baca di sini

2. Adian Napitupulu diberangkatkan ke Jakarta

Anggota Komisi I DPR RI, Adian Napitupulu yang kondisinya drop atau kolaps saat perjalanan ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Kamis (19/12) pagi dan dibawa ke RSUD setempat, akhirnya diberangkatkan ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Selengkapnya baca di sini

3. Wakil Ketua MPR ingatkan sejarah Hari Bela Negara

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengingatkan sejarah Hari Bela Negara yang ditetapkan setiap 19 Desember melalui Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2006 yang bermula dari pernyataan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia pada 1948.

Selengkapnya baca di sini

4. Permai Penang partisipasi dalam KL Youth Summit 2019

Persatuan Masyarakat Indonesia (Permai) Pulau Pinang, organisasi masyarakat resmi terdaftar di Pemerintah Malaysia, ikut berpartisipasi dalam Kuala Lumpur Youth Summit 2019 di Kuala Lumpur Convention Center, Rabu.

Selengkapnya di sini

5. Aceh tetapkan 26 Desember hari libur resmi bagi pekerja

Pemerintah Aceh menetapkan tanggal 26 Desember sebagai hari libur resmi bagi pekerja pada perusahaan yang melakukan usahanya di Aceh.

"Hari libur tersebut ditetapkan dalam rangka memperingati Gempa dan Tsunami Aceh 2004 silam,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Kamis.


Selengkapnya di sini

Pewarta: Indriani
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar