Pemkot Jakpus hanya bolehkan panitia untuk pantau kurban di masjid

Pemkot Jakpus hanya bolehkan panitia untuk pantau kurban di masjid

Petugas dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di salah satu penjual di wilayah Lebak Bulus, Kamis (23/7/2020). ANTARA/HO-Kominfotik Jaksel/am.

Perlu diingat, yang hadir dalam acara kurban hanya panitia
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Pusat  hanya membolehkan panitia untuk memantau pelaksanaan kurban  di lingkungan masjid  pada Idul Adha 1441H untuk menghindari kerumunan.

"Perlu diingat, yang hadir dalam acara kurban hanya panitia. Tidak boleh ada orang-orang lain yang bukan panitia untuk berkerumun. Berkurban di masa saat ini (pandemi) cukup diamanahkan ke panitia," kata Sekretaris Pemerintah Kota Jakarta Pusat Iqbal dalam Rapat Pimpinan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa.

Baca juga: Petugas kurban di Kemayoran diimbau ikut tes COVID-19

Lebih lanjut, Iqbal juga menyebutkan para panitia kurban harus tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga Jarak.

"Pisau jangan lupa dicuci setiap habis pemotongan," kata Iqbal.

Untuk memastikan hal itu berjalan, Iqbal meminta agar baik Lurah maupun Camat untuk terus mengingatkan warga dan panitia kurban terkait imbauan pelaksanaan kurban di tengah pandemi COVID-19 di Ibu Kota.

Baca juga: Wali kota minta pengelola penampungan hewan kurban jaga kebersihan

"Kami minta agar teman- teman Lurah dan Camat untuk terus menginformasikan ini Jangan lupa juga untuk memantau ya," kata Iqbal.

Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesra) Pemerintah Kota Jakarta Pusat M Fahmi mengharapkan masyarakat juga untuk ikut berpartisipasi menjalankan imbauan pelaksanaan kurban di tengah pandemi COVID-19.

"Kita minta masyarakat juga ikut imbauan itu. Ini merupakan hal yang perlu dilakukan secara semesta. Artinya bersama-sama. Jadi ya kita harapkan masyarakat ikut menjaga keamanannya masing-masing ya,"kata Fahmi.

Baca juga: Jakarta Pusat miliki 37 titik penampungan hewan kurban

Sebelumnya, pada Senin (27/7), Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengimbau warga di wilayah hukum Polda Metro Jaya agar tidak perlu berkerumun untuk menyaksikan pemotongan hewan kurban yang akan dilangsungkan pada 31 Juli mendatang.

"Saya rasa tidak harus berduyun-duyun (menyaksikan kurban), nanti kita akan menyiapkan anggota. Anggota inilah yang akan membagikan. Nanti kita tunjuk juga beberapa perwakilan dari masyarakat untuk membagikan dari orang ke orang di kelurahan itu," kata Nana.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cara bijak konsumsi daging kurban

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar