Sambut Hari Pangan Dunia, Tugure gelar webinar bertemakan urban farming

Sambut Hari Pangan Dunia, Tugure gelar webinar bertemakan urban farming

Logo Tugure

Jakarta (Antara) -- Dalam rangka menyambut Hari Pangan Dunia yang jatuh tiap tanggal 16 Oktober, perusahaan reasuransi nasional PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) menyelenggarakan webinar bertajuk 'Urban Farming & Less Waste Office / Household.

Corporate Secretary Tugure Yuliani Winarsih mengatakan, penyelenggaraan event ini dilatarbelakangi oleh semakin pesatnya tren urban farming yang dipicu himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah karena pandemi Covid-19.

"Tak kalah penting, urban farming bisa jadi peluang bisnis bagi masyarakat perkotaan, terlebih banyaknya masyarakat yang harus kehilangan pekerjaan akibat pandemi ini," ujar Yuli lewat keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat luas terkait urban farming dan pengolahan sampah, webinar ini turut diramaikan oleh sejumlah pembicara yakni Miss Planet Indonesia 2020, Diva Aura Amelia dan Co-Founder Demi Bumi, Jessica Halim.

Miss Planet Indonesia 2020, Diva Aura Amelia menilai, konsep urban farming selaras dengan salah satu poin dalam pengimplementasian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yakni mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

“Lingkungan buruk menyulitkan masyarakat keluar dari kemiskinan dan kelaparan, terlebih jika bergantung pada sektor pertanian, kondisi lingkungan yang sehat adalah prasyarat pertanian yang produktif. Ketika lingkungan memburuk, maka tak ada pertanian produktif yang bisa dibuat diatasnya, inilah mengapa kita butuh urban farming untuk mangatasi masalah pangan” ucap Diva.

Senada dengan Diva, Jessica Halim menggarisbawahi bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dengan mengolah sampah dimana sampah dapat dimanfaatkan kembali untuk mundukung kehidupan sehari-hari.

"Membuang sampah pada tempatnya saja tidak cukup untuk melindungi lingkungan dari kerusakan, sehingga apa yang dapat kita lakukan adalah memilah sampah seperti sampah organic yang bisa dijadikan komposter atau biopori, dan sampah anorganik dapat dijual kembali ke bank sampah, sehingga dapat menghasilkan uang," paparnya.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2020

5 kategori diperebutkan sejumlah instansi di bidang kesehatan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar