Pekanbaru (ANTARA News) - Saksi mata menuturkan sempat terjadi empat ledakan pada saat terjadi kebakaran besar yang menghanguskan gedung kampus Magister Manajemen (S2) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin dini hari.

"Ada empat ledakan saat terjadi kebakaran," kata Irwansyah (41), seorang pegawai yang menjaga gedung kampus kepada ANTARA.

Irwansyah mengaku belum bisa memastikan sumber ledakan itu. Namun, ia mengatakan ada dua mesin genset yang berada di salah satu ruangan kampus itu.

"Saya tak tahu apa yang meledak, bisa jadi dari dua genset yang ada di dalam kampus," katanya.

Menurut dia, api pertama terlihat di ruang S1 nonreguler yang akrab disebut warga kampus dengan ruang ekstensi. Ruangan itu terletak di bagian Timur bangunan kampus.

Api cepat membesar dan merambat ke ruangan lainnya akibat terbantu hembusan angin yang kencang pada saat kebakaran terjadi.

Berdasarkan pantauan ANTARA, bangunan kampus yang berbentuk huruf "U" itu musnah terbakar hingga menyisakan puing-puing. Kebakaran hebat itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, dan meluluh-lantahkan belasan ruangan di kampus itu.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar tersebut. Penyebab kebakaran dan kerugian materi juga belum bisa dipastikan.

Ruangan yang terbakar antara lain kantor Jurusan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Administrasi Negara dan Jurusan Sosiologi. Kemudian empat ruangan kelas serta ruang perpustakaan dan jurnal ikut ludes terbakar. Selain itu, ruang S1 nonreguler yang berada di satu bangunan kampus tersebut juga hangus dalam kebakaran.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran berada di lokasi untuk memadamkan kebakaran besar itu. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar tersebut. Penyebab kebakaran dan kerugian materi juga belum bisa dipastikan.

Gedung kampus S2 Universitas Riau di Jalan Pattimura merupakan bangunan lama, sebelum sebagian besar kegiatan kampus dipindahkan ke bangunan baru di daerah Panam, Pekanbaru. Kebakaran besar juga pernah melanda kampus tersebut pada April 2007. (F012/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010