Anies minta warga DKI patuhi prokes saat berkurban

Anies minta warga DKI patuhi prokes saat berkurban

Panitia pemotongan hewan kurban menarik sapi untuk dibawa ke penampungan sementara sebelum dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha di Masjid Darul Jannah Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (19/7/2021). ANTARA/Instagram@Kominfotikjs

keduanya perlu kita jalankan bersama
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga Ibu Kota untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat berkurban pada Hari Raya Idul Adha

“Kita ingin merayakan Idul Adha, menjalankan tradisi dan syariat untuk berkurban, di sisi lain menaati seluruh prokes, keduanya perlu kita jalankan bersama,” katanya di Jakarta, Senin.

Melalui tayangan di kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Anies memaparkan cara berkurban pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di antaranya dengan membeli hewan kurban menggunakan teknologi daring.

Selain melalui teknologi daring, lanjut dia, juga bisa dilakukan melalui koordinasi dengan panitia penyelenggara di masjid sekitar rumah atau bisa juga melalui lembaga penyelenggara seperti Baznas Bazis DKI, Lembaga Amil Zakat atau organisasi lainnya.

“Setelah itu lakukan proses pemotongan hewan dengan menaati prokes. Tujuannya sederhana, kurbannya bisa berjalan tapi risiko keterpaparan bisa terkendali,” ucapnya.

Baca juga: Anies perintahkan jajaran Pemprov DKI pantau pelaksanaan Idul Adha

Kemudian untuk pemotongan hewan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan atau lokasi yang sudah ditentukan bupati/wali kota.

Sedangkan lingkungan yang masuk zona merah karena banyaknya kasus aktif COVID-19, maka kegiatan pemotongan hewan kurban dilakukan di luar lingkungan tersebut.

Begitu juga ketika kegiatan pemotongan hewan, ia meminta warga untuk tidak datang ke lokasi karena akan dikerjakan panitia kurban serta untuk menghindari kerumunan yang justru berpotensi mendorong penularan COVID-19.

“Cukup serahkan hewan kurbannya, mereka nanti akan melaksanakannya termasuk juga pada aspek terakhir yaitu distribusi daging kurban,” ucap Anies.

Distribusi daging kurban, kata dia, dilakukan oleh panitia dengan mengoptimalkan peran Satgas COVID-19 di tingkat RT/RW, kelurahan dan kecamatan.

Baca juga: 491 petugas gabungan amankan malam takbiran Idul Adha di Jakarta Timur

Sehingga, seluruh proses dalam berkurban mulai dari pemesanan hewan kurban hingga distribusi daging memperhitungkan keselamatan sekaligus menjalankan syariat.

“Insya Allah dengan cara seperti ini kita bisa mengendalikan penularan COVID di masa perayaan Idul Adha,” kata Anies.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jakarta lengang di tengah PPKM pada libur Idul Adha

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar