Playoff NBA

Houston Rockets serikan kedudukan 1-1

Houston Rockets serikan kedudukan 1-1

Dua pemain Houston Rockets, Ryan Anderson dan Eric Gordon (kanan). (Reuters)

Jakarta (ANTARA News) - Eric Gordon dan P.J. Tucker memimpin kebangkitan Houston Rockets pada final Wilayah Barat dengan memenangkan pertandingan kedua final playoff wilayah berformat best-of-seven dengan 127-105 atas Golden State Warriors, Rabu malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.

Gordon mencetak 27 poin yang di antaranya dari enam lemparan tiga angka, sedangkan Tucker mencetak poin tertinggi dalam karir playoffnya dengan 22 poin termasuk dari lima lemparan tiga angka.

Guard Rockets James Harden mempersembahkan 27 poin dan 10 rebound. Angka itu di bawah pencapainnya saat Rockets kalah pada Game 1 ketika saat itu dia menjaringkan 41 poin ditambah tujuh assist.

Kevin Durant mencetak poin tertinggi dalam pertandingan ini dengan 38 poin, namun tak cukup mengantarkan Warriors memenangkan pertandingan ini.

Houston memetik keuntungan dari penampilannya yang ofensif dan keberhasilannya mengurangi kesalahan dalam bertahan sehingga Warriors hanya berhasil pada 9 dari 30 lemparan tiga angka.

Baca juga: Warriors rampas game pertama final Wilayah Barat

Stephen Curry menyumbangkan 16 poin, tujuh rebound dan tujuh  assist untuk Warriors tetapi gagal pada tujuh dari total delapan lemparan tiga angka, sedangkan Klay Thompson hanya bisa mencetak delapan poin padahal pada game pembuka bisa mencatat 28 poin.

Trevor Ariza mengemas 19 poin dan enam  assist untuk Houston, ditambah 16 poin dari Chris Paul.

Rockets sukses memasukkan 16 dari total 42 lemparan tiga angka, sedangkan Warriors hanya mampu mengonversi nilai dari 9 lemparan tiga angka dari total 30 lemparan tiga angka yang mereka lepaskan pada pertandingan ini.

Pertandingan ketiga akan dilangsungkan Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi WIB pekan depan di Oracle Arena, Oakland, California, demikian Reuters.

 Baca juga: Celtics sementara ungguli Cavaliers 2-0

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar