Zumbathon galang dana untuk anak penderita kanker

Zumbathon galang dana untuk anak penderita kanker

Tangkapan layar saat Denada Tambunan mengisi acara Zumbathon sebagai Instruktur dan Brand Ambassador Zumba® Fitness. ANTARA/Rizka Khaerunnisa.

Jakarta (ANTARA) - Instruktur dan pencinta Zumba® Fitness mengadakan acara amal Zumbathon untuk mendukung anak-anak penderita kanker dari keluarga pra-sejahtera melalui Yayasan Pita Kuning.

Head of Community Service Yayasan Pita Kuning Indonesia Amalia Astrid Sani mengatakan dampak finansial sangat dirasakan oleh keluarga Pita Kuning selama pandemi, terutama saat kebijakan PPKM diberlakukan.

“Para orang tua dari Adik Pita Kuning ini kebanyakan bekerja di sektor informal dan mendapat upah secara harian. Banyak orangtua yang dirumahkan dan kehilangan pekerjaan, terutama saat PPKM ini,” kata Astrid saat sesi bincang-bincang virtual, Jakarta, Jumat.

Baca juga: Jaga kesehatan jantung bisa lewat kelas Zumba Fitness

Yayasan Pita Kuning merupakan yayasan filantropi yang memberikan pendampingan psikososial untuk anak panderita kanker dari keluarga prasejahtera.

Selain itu, yayasan ini juga memberikan bentuk bantuan lainnya, seperti bantuan nutrisi per bulan, biaya transportasi dari rumah menuju rumah sakit dan sebaliknya, serta bantuan alat bantu medis dan obat yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Di wilayah Jabodetabek, Yayasan Pita Kuning mendampingi 30 anak pejuang kanker. Kini, yayasan tengah meluaskan jangkauan bantuan ke kota Denpasar, Yogyakarta, dan Medan.

Astrid mengatakan selain dampak finansial yang dialami keluarga penerima manfaat, adik-adik Pita Kuning juga berhadapan dengan kondisi psikologis yang tidak mudah.

“Kalau secara psikologis, biasanya adik-adik yang masih dalam pengobatan kemoterapi dan yang masih mengonsumsi obat, emosi mereka sangat tidak stabil,” ujarnya.

Di samping tengah berjuang untuk kesembuhan dari kanker, beberapa adik Pita Kuning dan orangtuanya sempat terpapar COVID-19 meski saat ini kondisinya mulai membaik.

“Kalau untuk keadaan medis, sudah ada beberapa yang dalam fase remisi, artinya sudah lepas obat. Tapi ada juga yang full treatment, yaitu masih dalam protokol kemoterapi dan juga mengonsumsi obat,” terang Astrid.

Instruktur dan Brand Ambassador Zumba® Fitness Denada Tambunan mengatakan dirinya ikut merasakan beratnya perjuangan anak-anak penderita kanker agar bisa sembuh, terutama bagi para orangtua yang selalu mendampingi anak-anaknya.

“Hari ini kita berkumpul dengan semangat untuk bisa melakukan sesuatu, semampu dan semaksimal yang kita bisa untuk bantu meringankan perjuangan yang harus dilalui oleh anak-anak pejuang kanker dan keluarganya,” kata aktris dan penyanyi kelahiran Jakarta itu.

“Semoga apa yang diberikan teman-teman instruktur dan pecinta Zumba bisa meringankan mereka meskipun sedikit. Di luar itu semua, kami selalu mendoakan anak-anak dan keluarga pejuang kanker,” lanjut Denada.

Tidak hanya kegiatan amal, acara Zumbathon juga diisi dengan kelas Zumba® bersama Denada ditemani instruktur Zumba® lainnya, seperti ZES Sulis, ZES Jaka, ZES Olivia, ZES Poza, ZIN Ayu Nakula, ZIN Jahzeel MaxJordan, ZIN Riva, dan ZJ Zee.

Baca juga: Zumba pelampiasan Denada kelola stres kala pandemi

Baca juga: "Step into Happy", platform baru dari Zumba Fitness

Baca juga: Tips dari Cut Memey & Denada kala semangat berolahraga kendor

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Galang dana korban banjir Kalteng lewat seni kuda lumping

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar