Kamis, 2 Oktober 2014

Kebumen kembangkan sapi peranakan ongole sebagai unggulan

Jumat, 1 Juni 2012 06:49 WIB | 5.407 Views
...bobot dan tinggi badannya di atas rata-rata...dan harga lebih tinggi dari jenis sapi lain"
Kebumen (ANTARA News) - Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mengembangkan peternakan sapi peranakan ongole (PO) sebagai komoditas unggulan terutama di kawasan Urut Sewu.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen Pudjirahaju di Kebumen, Jumat mengatakan, sekitar 98 persen dari kira-kira 98.000 ekor sapi di daerah itu jenis PO.

"Sebagian besar dipelihara oleh para peternak di wilayah Urut Sewu yang meliputi Kecamatan Mirit hingga Puring, ke depannya ditargetkan sepanjang wilayah itu," katanya.

Pihaknya mengembangkan program pembibitan sapi PO dengan dipusatkan di tiga desa setempat yakni Tanggulangain (Kecamatan Kliring), Brecong (Bulus Pesantren), dan Karangreja (Petanahan).

Ia mengharapkan, program itu meningkatkan kesejahteraan terutama para peternak PO di daerah selatan Jateng tersebut.

Data Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen pada 2012, terdapat 630 kelompok ternak yang terdiri atas kelompok tani ternak dan kelompok wanita tani ternak.

Pada 2012, Pemkab Kebumen mendapatkan alokasi APBD Provinsi Jateng sebesar Rp7,9 miliar untuk program pembibitan sapi, itik, dan kambing melalui 55 kelompok ternak setempat.

Belum lama ini, sejumlah pihak terkait menandatangani nota kesepahaman terkait dengan pendampingan pembibitan sapi PO Kebumen, dengan disaksikan Bupati Kebumen Buyar Winarso.

Penandatanganan nota kesepahaman itu oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen Pudjirahaju, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng Witono, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Jateng Tri Sudaryono, dan Kepala Balai Loka Penelitian Sapi Grati Pasuruan Jawa Timur Maryono.

Pada kesempatan itu peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Pemprov Jateng Subiharta menilai, sapi PO Kebumen unggul dan layak untuk program pembibitan.

"Selain bobot dan tinggi badannya di atas rata-rata, hasil uji darah menunjukkan kedekatan dengan jenis PO mencapai 68 persen, selain itu sapi betina PO Kebumen telah berpunuk sejak lahir, dan harga lebih tinggi dari jenis sapi lain," katanya.

Ia menjelaskan tentang tujuan pembibitan sapi PO Kebumen antara lain menyediakan bibit sapi yang bersertifikat dan sesuai dengan kaidah pembibitan, serta mendukung upaya menjadikan sapi PO Kebumen sebagai sapi lokal Indonesia.

Selain itu, katanya, terbentuk kelembagaan pembibitan sapi PO Kebumen yang maju dan mandiri sehingga meningkatkan kesejahteraan peternak.

Bahkan, katanya, sapi PO Kebumen bisa menjadi ikon sapi lokal berkualitas dengan pembibitan di Kebumen, baik tingkat Jateng maupun nasional.

"Saat ini Balai Inseminasi Buatan Singosari Jawa Timur telah memesan bibit sapi OP Kebumen. Hasil evaluasi tingkat nasional memang jenis sapi PO Kebumen dinilai terbaik dan dijadikan percontohan nasional," katanya. (M029/M019)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca