Selasa, 16 September 2014

Penjual togel terancam hukuman penjara 10 tahun

Sabtu, 7 Juli 2012 11:21 WIB | 5.731 Views
Nunukan (ANTARA News) - Kepolisian Resor Nunukan mengamankan seorang penjual kupon putih judi toto gelap yang selama ini beroperasi di sekitar Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, dan pelaku terancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.

Kepala Urusan Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Nunukan Aiptu M Karyadi di Nunukan, Sabtu, mengatakan, pelaku bernama Akkas (45), warga Jalan Cik Di Tiro Porsas RT 18, Kelurahan Nunukan Timur. Dia sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek.

Ia mengatakan, Akkas juga tercatat sebagai buruh lepas di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Namun, katanya, terkait dengan perkara judi itu, yang bersangkutan hanya bertindak sebagai anak buah dari seorang bandar judi togel.

"Yang bersangkutan hanya anak buah dari salah seorang bandar togel di sini (Nunukan, red.)," ujarnya.

Penangkapan terhadap Akkas, katanya, berawal dari informasi masyarakat setempat kepada aparat kepolisian sejak beberapa hari sebelumnya.

Polisi kemudian menindaklanjuti informasi itu dan pada Rabu (4/7) sekitar pukul 12.30 WITA mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa telepon seluler, selembar kupon putih, uang senilai Rp830.000 dan 20 Ringgit Malaysia (RM). Uang itu hasil penjualan kupon judi tersebut.

Akkas ditangkap petugas di satu warung makan di Jalan Pelabuhan Baru Kabupaten Nunukan, Jumat (6/7).

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik Polres Nunukan, pelaku mengakui bahwa perbuatannya termasuk terkait dengan barang bukti berupa uang yang ditemukan aparat kepolisian saat penangkapan.

Ia menjelaskan, uang itu akan disetor kepada bosnya yang berinisial LA, bertempat tinggal di sekitar Porsas Kelurahan Nunukan Timur.

"Hasil penjualan kupon putih ini, pelaku hanya mengaku mendapatkan 20 persen dari hasil penjualannya," ujar Karyadi.

Modus operandi penjualan kupon putih togel yang dilakukannya selama ini melalui layanan pesan singkat telepon seluler antara dirinya dengan pembeli yang ditulis dalam rekapan penjualan.

Berdasarkan hasil penyidikan, terungkap bahwa pelaku mengatakan kepada calon pembeli tentang iming-iming hadiah yang cukup besar hanya dengan membeli menggunakan uang ribuan rupiah untuk mendapatkan uang hingga jutaan rupiah.

Ia mengatakan, pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Markas Polres Nunukan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Atas perbuatan itu, pelaku dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp25 juta.

(ANT-327/M029)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca